Berita

Kemensos Segera Hibahkan BMN ke 32 Dinsos Provinsi

KAMIS, 30 OKTOBER 2014 | 23:15 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Kementerian Sosial (Kemensos) akan segera menghibahkan Barang Milik Negara (BMN) yang perolehan dari dana dekonsentrasi dan tugas  pembantuan kepada 32 pemerintah provinsi (pemprov) melalui Dinas Sosial.

“Tahun ini, Kemensos akan segera menghibahkan BMN kepada 32 pemprov yang diperoleh dari dana dekonstruksid dan tugas perbantuan, ” kata Sekretaris Jenderal Kemensos Toto Utomo Budi Santosa dalam siaran persnya Kamis (30/10).

Berbagai BMN yang akan dihibahkan tersebut, berupa aset tetap renovasi, gedung dan bangunan, kendaraan dan peralatan pada Dinsos Provinsi dengan nilai total perolehan seluruhnya Rp 30.600.972.610.


“Total BMN yang akan dihibahkan Rp Rp 30.600.972.610, terdiri dari aset tetap renovasi, gedung dan bangunan, kendaraan dan peralatan pada Dinsos provinsi, ” ujarnya.

Dijadwalkan penandatangan naskah hibah dan berita acara serah terima hibah antara Kemensos akan diwakili oleh Sekjen dengan pemprov melalui Kepala Dinas Sosial (Kadis) pada 3 November 2014.

“Penandatanganan naskah hibah dan berita acara terima dari Kemensos akan diwakili Sekjen dengan pemrpov melalui kadis, ” katanya.

Pengelolaan BMN merupakan hal penting untuk ditingkatkan efektivitas dan akuntabilitasnya. Perubahan Peraturan Pemerintah (PP) nomor 27 Tahun 2014 menandai perhatian pemerintah pada kerangka pengelolaan Barang Milik Negara/Barang Milik Daerah yang komprehensif.

Dengan adanya perubahan peraturan tersebut, diharapkan bisa meningkatkan sinergitas antara Pengelola Barang dan Pengguna Barang dalam mengelola BMN yang lebih baik, tertib, transparan, dan akuntabel. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya