Berita

Kabar Pena

Menerit Kapit Meq Ni akan Ramaikan Peringatan Sumpah Pemuda di Museum Nasional

KAMIS, 30 OKTOBER 2014 | 12:57 WIB | LAPORAN:

Tarian Menerit Kapit Meq Ni dari Kutai Kartanegara akan memeriahkan peringatan Hari Sumpah Pemuda yang digelar Kantor Berita Politik RMOL di Museum Nasional, Jumat malam besok (31/10).

Tarian yang mengisahkan dinamika perjalanan kehidupan umat manusia di dunia ini akan menjadi tari pembuka.

Wakil Pimres RMOL, Aldi Goeltom, mengatakan, sudah menjadi semacam tradisi menampilkan seni budaya daerah dalam setiap kegiatan yang diselenggarakan kantor berita ini.


Di dalam peringatan yang bertema "Satukan Indonesia" itu, RMOL akan menyerahkan penghargaan kepada sejumlah tokoh yang memiliki rekam jejak menonjol pada bidang kepemudaan.

Mereka antara lain adalah Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Puan Maharani; Menteri Kebudayaan, Pendidikan Dasar dan Menengah, Anis Baswedan; mantan kepala BNP2TKI, Jumhur Hidayat; Ketua DPR, Setya Novanto; Wakil Ketua DPR, Fadli Zon; politisi Gerindra, Aryo Djojohadikusumo; inisiator riset Gunung Padang, Andi Arief; Direktur Indonesia Maritime Institute, Y. Paonganan; profesional, Direktur Utama Jakpro, Budi Karya Sumadi;
dan Bupati Purwakarta, Dedi Mulyadi serta Bupati Kutai Kartanegara, Rita Widyasari.

Bila tidak ada aral melintang Panglima TNI Jenderal TNI Moeldoko akan memberikan Orasi Peradaban yang mengemukakan ide-ide besar dalam pembangunan bangsa. Tidak hanya itu, di tengah rangkaian acara beberapa tokoh muda terpilih akan bergantian membacakan Keputusan Kongres Pemuda 1928 (Sumpah Pemuda) yang dilanjutkan dengan penandatanganan "Prasasti Satukan Indonesia".

Acara ini terbuka untuk umum. Setiap tamu yang hadir akan mendapatkan buku Pena Merah yang berisi biografi para tokoh yang menerima penghargaan malam besok. [dem]

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

UPDATE

Fasilitas Server Diserang, AS-Israel Makin Kewalahan Hadapi Iran

Senin, 16 Maret 2026 | 01:30

Kecelakaan Beruntun di Tol Semarang-Batang Nihil Korban Jiwa

Senin, 16 Maret 2026 | 01:09

Port Visit di Cape Town

Senin, 16 Maret 2026 | 00:50

Program MBG Bisa Lebih Kuat jika Didesain secara Otonom

Senin, 16 Maret 2026 | 00:30

Persib dan Borneo FC Puas Berbagi Poin

Senin, 16 Maret 2026 | 00:01

Liberalisasi Informasi dan Kebutuhan Koordinasi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:42

Polri Buka Posko Pengaduan Khusus Kasus Andrie Yunus

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:17

Ketika Jiwa Bangsa Menjawab Arogansi Teknologi

Minggu, 15 Maret 2026 | 23:14

Teror Air Keras dalam Dialektika Habermasian

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:45

Yuddy Chrisnandi: Visi Menteri dan Presiden Harus Selaras

Minggu, 15 Maret 2026 | 22:32

Selengkapnya