Berita

joko widodo/net

Politik

Ikatan Pelajar NU Tagih Janji Jokowi Tentang Hari Santri Nasional

JUMAT, 24 OKTOBER 2014 | 12:12 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Pengurus Ikatan Pelajar Nahdhatul Ulama (IPNU) menagih janji Presiden Joko Widodo untuk menetapkan 1 Muharam sebagai Hari Santri Nasional. Pada tahun ini, 1 Muharam jatuh esok hari (Sabtu, 25/10).

"Penetapan hari santri nasional sangat penting, karena menjadi bagian dari penghargaan pemerintah terhadap peran kaum santri dan pesantren dalam perjuangan bangsa Indonesia," ujar Ketua Umum IPNU Banten, Akbarudin, dalam keterangan pers yang dikirim ke redaksi beberapa saat lalu (Jumat, 24/10).

Jokowi pernah menandatangani komitmen untuk menjadikan setiap 1 Muharram sebagai Hari Santri Nasional saat berkunjung ke Pondok Pesantren Babussalam, Desa Banjarejo, Malang, Jawa Timur, sebagai rangkaian kampanye Pemilu Presiden 2014.


Menurut Akbar, kebangkitan kaum santri dan pesantren telah lama menjadi tonggak bagi peradaban di Indonesia dalam rangka ikut membangun karakter dan kepribadian bangsa. Pesantren secara historis merupakan lembaga pendidikan tertua di Indonesia yang dalam perjalanannya banyak melahirkan tokoh-tokoh yang berjuang bagi kemerdekaan bangsa.

Selain menuntut 1 Muharam sebagai Hari Santri Nasional, IPNU Banten juga mendesak Presiden Joko Widodo memperhatikan kondisi pesantren di Indonesia yang cenderung "dianak-tirikan" dalam pendidikan nasional.

"Ini tuntutan serius dari kami kepada Presiden Joko Widodo agar tidak soliter dengan kaum santri. Bagaimana pun setengah dari anak didik di Indonesia adalah kaum santri," pungkas Akbar. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya