Berita

Sapta Nirwandar

Sapta Nirwandar Bakal Diproyeksikan jadi Menteri Pariwisata?

RABU, 22 OKTOBER 2014 | 14:09 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Nama mantan Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sapta Nirwandar, kembali menguat sebagai salah satu sosok yang bakal duduk di pemerintahan Joko Widodo.

Setelah sempat hilang, nama Sapta Nirwandar kembali mencuat pasca penundaan pengumuman nama-nama menteri kemarin. Penundaan ditengarai setelah KPK menyerahkan 15 nama calon menteri bermasalah.

Bahkan, nama Sapta Nirwandar disebut-sebut mengemuka dalam sebuah rapat tertutup di kediaman Megawati, Jalan Teuku Umar, Menteng, Jakarta, tadi malam Selasa (21/10). Selain Megawati, disebutkan juga rapat dihadiri pasangan Presiden Joko dan Wapres Jusuf Kalla.


Disebutkan, Sapta akan diproyeksikan akan menempati pos menteri pariwisata di bawah Kementerian Koordinator Kemaritiman yang memiliki empat kementerian. Selain Sapta, ada tiga nama lain yang juga disebut-sebut.

Ketiganya adalah politikus PDIP, Rieke Dyah Pitaloka, Sekjen DPP Partai Nasdem, Rio Capella; dan Dirut PT Telkom Arief Yahya.

Jokowi sendiri sudah berjanji akan mengumumkan nama-nama menteri hari ini. Meski belum dapat dipastikan kapan waktu persisnya. Sementara tempatnya, Jokowi menyebut kemungkinan di Waduk Pluit, Tanah Abang, Tanjung Priok, tapi bisa jadi tempat lain.

Dalam pemerintahan mendatang, akan ada 33 pos kementerian yang terdiri dari 4 Menko. Dari jumlah tersebut, 15 kementerian akan diduduki kader partai, sedangkan 18 dari profesional. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya