Berita

Politik

KABINET JOKOWI-JK

Dengan Hormat, Jokowi Diminta Hati-hati Memilih Alumni ITB

RABU, 22 OKTOBER 2014 | 09:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Presiden Joko Widodo dengan segala hormat diminta berhati-hati untuk menempatkan alumni Institut Teknologi Bandung (ITB) di dalam pemerintahannya.

“Kecuali kalau kalau Bapak sudah kenal betul (dengan alumni ITB) itu,” demikian dikatakan mantan Wakil Sekjen Ikatan Alumni ITB, Adam WH, dalam perbincangan dengan redaksi.

Ketua Umum Asosiasi Media Digital Indonesia (AMDI) itu mengatakan, sejauh yang ia ketahui dari pemberitaan media, ada dua alumni ITB yang sudah menemui Jokowi di Istana. Dari kedua nama itu, satu terindikasi merupakan bagian dari mafia migas, dan satu lagi terindikasi sebagai bagian dari mafia telekomunikasi.


“Semoga bukan mereka yang dipilih,” katanya.

Dia mengatakan, kalau alumni ITB tersebut berasal dari BUMN atau pemerintahan yang sebelumnya, dapat dipastikan ia adalah kelompok loyalis Mantan Menko Perekonomian Hatta Rajasa yang bersama Prabowo Subianto menjadi saingan Jokowi dan Jusuf Kalla dalam pemilihan presiden yang lalu.

“Dan sudah pasti mereka bukan pendukung Jokowi-JK,” kata Adam lagi.

Adam meminta agar Jokowi tidak mengecewakan alumni ITB yang mendukungnya dengan tulus. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya