Berita

jusuf kalla

Buatan 2004 dan Gagal Dipakai 2009, Cerita JK Soal Jas yang akan Dipakai Nanti

SENIN, 20 OKTOBER 2014 | 07:57 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Tidak ada persiapan khusus yang dilakukan Wakil Presiden terpilih Jusuf Kalla jelang pelantikan di DPR/MPR beberapa saat nanti. Bahkan, jas yang ia kenakan saat pelantikannya nanti merupakan warisan pada tahun 2004 lalu semasa dia dilantik menjadi wapres mendampingi SBY.

"Tidak ada yang khusus. Jas sama dengan yang saya pakai tahun 2004 lalu," jelas JK di kediamannya, di Jalan Brawijaya nomor 6, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, (Senin, 20/10).

Sebagai buktinya, JK menunjukkan kepada wartawan tulisan yang terdapat dalam bagian dalam jas tersebut. Disitu tertulis, dijahit Oktober 2004.


JK mengaku, selama ini kalau ada acara-acara penting, jas tersebut juga ia pakai. "Tahun 2009 juga mau pakai, tapi tidak sempat," kata JK sambil bercanda merujuk pada momen Pilpres 2009. Saat itu, JK yang berpasangan dengan Wiranto dikalahkan SBY-Boediono.

Tak hanya soal jas, sepatu JK juga mendapat perhatian dari wartawan. Karena JK mengenakan sepatu produk dalam negeri, yaitu buatan pengrajin asal Cibaduyut.

Sebelum pelantikan sendiri, JK tidak lupa berdoa kepada Allah SWT.

"Biasa saja saja doa kepad Allah agar semua berjalan lancar. Bagaimana bangsa ini ke depan kita bangun dan bagaimana masyarakat berpartisipasi untuk kemajuan," tandasnya. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya