Berita

PELANTIKAN PRESIDEN-WAPRES

200 Artis Termasuk Musisi Asal Inggris Meriahkan Konser di Tugu Monas

SENIN, 20 OKTOBER 2014 | 07:42 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Pesta rakyat menyambut Presiden baru yang diselenggarakan di Monas hari ini diklaim bakal berlangsung meriah. Sedikitnya 200 artis akan unjuk gigi di kegiatan bertajuk Konser Salam Tiga Jari di Tugu Monas.

Termasuk di antaranya rock band asal Inggris, Arkarna yang sebelumnya memang menjanjikan bakal datang.
    
Seluruh artis tersebut bakal manggung secara sukarela alias tanpa bayaran. "Jumlah 200 artis itu masih bisa bertambah. Baru saja Anang (Hermansyah) konfirm ke saya, dia dan teman-temannya akan manggung," ujar Humas Konser Rakyat Salam tiga Jari Catharina Widyasrini kemarin, seperti dilansir JPNN.
   

   
Kehadiran Anang cukup menarik karena dia juga merupakan politisi asal Partai Amanat Nasional yang notabene di parlemen tergabung dalam Koalisi Merah Putih.

Menurut Widya - panggilan Catharina Widyasrini - kehadiran Anang menandakan konser tersebut benar-benar milik rakyat, bukan milik kelompok tertentu.
   
Karena acara milik rakyat, maka seluruhnya dikonsep serba rakyat. Salah satunya adalah penyediaan makanan gratis sepanjang acara yang bisa dinikmati oleh warga. Diperkirakan ada 350 ribu porsi makanan yang disediakan di sepanjang jalur pawai budaya sejak Bundaran HI hingga 
      
Acara tersebut direncanakan berlangsung selama 13 jam, sejak pukul 09.00-22.00. "Untuk undangan VVIP, kami menyiapkan 400 kursi," lanjutnya.

Panggung berukuran 35x17 meter hingga semalam masih dikebut pengerjaannya. Sedangkan, total biaya yang telah terkumpul untuk penyelenggaraan acara itu mencapai Rp 400 juta.
      
Sebelumnya, ketua panitia yang juga personel Slank, Abdee Negara, mengatakan jika seluruh persiapan nyaris rampung. Pihaknya masih terus berkoordinasi dengan sekretariat Negara maupun Paspampres terkait jadwal kehadiran Jokowi.

Dalam rundown yang dirilis panitia kemarin, Jokowi dijadwalkan hadir pukul 16.30 dan langsung memberikan pidato di hadapan publik. Setelah itu, dilanjutkan dengan tumpengan.
      
Terkait dengan banyaknya artis yang berpartisipasi, Abdee mengatakan bahwa hal tersebut terkait dengan jadwal penyelenggaraan konser. "Kebetulan kan kami di hari Senin, artis, musisi, dan seniman, job mereka biasanya kosong," tuturnya.
      
Di sisi lain, TNI dan polri sudah menyeting pengamanan sedemikian rupa. Saat geladi resik kemarin, seluruh kekuatan yang direncanaka sudah menempati pos masing-masing.

Di area gerbang depan kompleks Parlemen, sejumlah prajurit TNI dan personel Polri mendirikan kemah. Mereka akan menginap hingga selurtuh proses pelantikan usai. Lokasi perkemahan lainnya berada di kompleks Tugu Monas.
      
Geladi resik kemarin juga mengujicobakan meriam yang akan digunakan dalam upacara pisah sambut Presiden baru di Istana Negara. Meriam yang diposiiskan di Tugu Monas itu ditembakkan mengiringi lagu kebangsaan Indonesia Raya yang berdurasi hampir dua menit. [zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya