Berita

Dunia

Jepang Sumbang 12 Juta Dolar AS Bangun Desa di Myanmar

MINGGU, 19 OKTOBER 2014 | 12:15 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Jepang memberikan dana bantuan sebesar 12 juta dolar AS yang akan digunakan untuk pengentasan kemiskinan di daerah pedesaan di Myanmar.

Menurut Kementerian Pembangunan Pedesaan Jepang, bantuan ini bertujuan untuk meningkatkan mata pencaharian di pedesaan sekaligus pendapatanya yang ditargetkan enam kota dan 96 desa.

"Peluang kerja baru akan dikembangkan di berbagai bidang seperti budidaya ikan, udang dan mutiara, peternakan, dan produksi tanaman dan pertumbuhan di sektor pariwisata," begitu kata pernyataan tersebut (Minggu (19/10), seperti dikutip dari Xinhua.


Proyek yang didanai oleh Dana Jepang untuk Pengurangan Kemiskinan (JFPR), rencananya akan dilakukan oleh Departemen Myanmar dan Asian Development Bank (ADB).

Bantuan ini sebenarnya merupakan bagian dari bantuan senilai 22 juta dolar AS yang diberikan kepada Myanmar untuk pengurangan kemiskinan.

10 juta lainnya akan digunakan dalam membangun 47 pusat kesehatan pedesaan dan puskesmas pembantu, perbaikan tiga rumah sakit, dan penyediaan peralatan medis dan pelatihan.[wid]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

Penjualan LCGC di Dealer Naik, Kiriman dari Pabrik Justru Turun

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:09

Putin-Prabowo Dijadwalkan Bertemu di Rusia pada 3 September

Minggu, 30 Agustus 2026 | 14:07

AHWA Pemilih Ketum PBNU Harus Bebas Konflik

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:40

Gegara Polis Dibatalkan, MSIG Life Hadapi Gugatan Rp20 Miliar

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:31

Kapolri Dorong Eks Anggota JI Jadi Mitra Polri Jaga Keutuhan NKRI

Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:04

Gus Hans Minta AHWA Pilih Ketum PBNU Tanpa Intervensi

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:45

Indonesia Desak OKI Ambil Langkah Nyata Hadapi Kejahatan Israel

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:42

Sekolah Rakyat Jadi Cara Kemensos Jemput Bola Putus Mata Rantai Kemiskinan

Minggu, 30 Agustus 2026 | 12:17

Pasar Mobil Nasional Capai Setengah Juta Unit Pada Semester I 2026

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:46

Korut Rombak Jajaran Militer, Kim Song Gi Ditunjuk Jadi Menhan Baru

Minggu, 30 Agustus 2026 | 11:20

Selengkapnya