Berita

ilustrasi/net

Nusantara

KJRI Jeddah Gerak Cepat Evakuasi TKI Overstayer yang Sakit

KAMIS, 16 OKTOBER 2014 | 05:58 WIB | LAPORAN: ALDI GULTOM

Konsulat Jenderal RI atau KJRI Jeddah melarikan salah satu "TKI Overstayer" (TKI yang melebihi izin masa tinggal) yang diduga menderita infeksi lambung, dari penampungan ke RS King Fahd, Rabu (15/10). TKI itu bernama Julaiha Binti Taswan (44 tahun), asal Kecamatan Pontang Provnsi Banten.

Julaiha berangkat ke Arab Saudi melalui PPTKIS Marcoria Putra, dan beliau melarikan diri dari majikannya. Selama menjadi overstayer, Julaiha bekerja secara ilegal dan berpindah-pindah dari majikan satu ke majikan lainnya.

"Kami menerima pengaduan Julaiha dari salah satu rekan penampungannya pada Minggu (12/10). Pengaduan tersebut kita laporkan dan koordinasikan dengan KJRI Jeddah," jelas slah satu relawan Posko Perjuangan TKI atau Posper TKI, Ramida Muhammad, dalam keterangan pers yang diterima redaksi beberapa saat lalu.


Julaiha tinggal di salah satu penampungan TKI di daerah kota Jeddah. Kondisinya sangat menyedihkan. Setelah melakukan koordinasi dengan KJRI Jeddah, relawan Posper TKI mengevakuasi Julaiha dari penampungannya ke KJRI Jeddah pada Rabu siang (15/10).

"Selang satu jam, KJRI Jeddah memanggil ambulance dan membawa ke RS King Fahd di Jeddah. InsyaAllah, kondisinya bisa lebih baik dan sehat," sambung Ramida.

Harapan utama Julaiha yaitu ingin dipulangkan ke Indonesia dengan cari deportasi. Sebelum dilakukan proses pemulangan, KJRI Jeddah lebih dahulu menyelamatkan kesehatan TKI tersebut.

"Kita pun beri apresiasi kepada salah satu staff KJRI Jeddah, Majdi Sarbini Harahap. Beliau sangat bertanggung jawab dan tanggap dalam menangani kasus tersebut sejak kasus Heri Rachmat hingga sekarang Julaiha. Kami senang bekerjasama dengannya, sangat kooperatif," ujar relawan Posper TKI, Ubaidillah dan Wiwik Safini.

Sebelumnya, satu TKI Overstayer atas nama Heri Rachmat juga sempat dilarikan ke RS King Fahd karena penyakit komplikasi. Ia saat ini sudah bisa keluar, sehat, dan bisa berjalan kembali.

Para relawan Posper TKI berharap agar baik KBRI maupun KJRI tetap mempertahankan pelayanan yang tanggap seperti saat ini. Serta, terus melakukan pembenahan-pembenahan seperti yang diharapkan oleh para TKI lainnya. [ald]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Kodam XII/Tanjungpura Geser Pasukan Atasi Karhutla ke Selatan Kalbar

Sabtu, 19 September 2026 | 05:09

Ketika Politik Uang Dianggap Wajar

Sabtu, 19 September 2026 | 04:45

Profesor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Contoh Prabowonomics

Sabtu, 19 September 2026 | 04:16

Ekosistem Pengolahan Ikan Skala Mikro dan Kecil Terus Diperkuat

Sabtu, 19 September 2026 | 03:45

Fapet IPB University Hasilkan Inovasi Songsong Komersialisasi Ayam Lokal

Sabtu, 19 September 2026 | 03:13

Kejati Sumut Didesak Usut Tuntas Kasus Lahan Tol Medan-Binjai

Sabtu, 19 September 2026 | 02:45

Ketika Polemik Ijazah Berubah jadi Komoditas Politik

Sabtu, 19 September 2026 | 02:17

Tim Hukum UIN Jakarta Datangi Kejati Banten Usut Korupsi Eks Rektor

Sabtu, 19 September 2026 | 01:50

Humanika Harus Bantu Presiden Bawa Keluar RI dari Middle Income Trap

Sabtu, 19 September 2026 | 01:26

Konstruksi Waktu Dugaan TPPU dan Pemerasan Kasus Febrie Tidak Sinkron

Sabtu, 19 September 2026 | 01:02

Selengkapnya