Berita

Hanya Budak Asing yang terus Membumbui Perseteruan KMP dan KIH

SABTU, 11 OKTOBER 2014 | 17:32 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

Koalisi Merah Putih (KMP) dan Koalisi Indonesia Hebat sudah tutup buku ketika proses politik pada pemilihan presiden dan pemilihan pimpinan di Parlemen selesai. Pilpres dimenangkan KIH, sedangkan Parlemen dikuasai KMP.

Makanya, yang ada sekarang adalah Presiden RI, DPR RI dan MPR RI, bukan Presiden KIH atau DPR dan MPR dari KMP.

"Logika yang terus mengaitkan itu logika politik sesat dan tidak cinta Tanah Air," tegas politisi muda PAN, Rusli Halim, dalam pesan singkat yang diterima RMOL petang ini (Sabtu, 11/10).


Karena itu, Rusli curiga, pihak yang terus membumbui perseteruan KMP dan KIH ini adalah hamba sahaya kelompok asing yang tidak ingin melihat Indonesia menjadi bangsa yang maju dan kompak.

"Kita sudah ratusan tahun dijajah asing dengan memecah belah Nusantara. Jangan lagi kita membuka pintu penjajahan itu dengan bayaran murah dan harus memecah belah anak bangsa dengan KMP dan KIH," tegas mantan Ketua Umum DPP Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah ini.[zul]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya