Berita

Saleh Husin/net

Saleh Husin: Karena Sudah Menang, Bambang Soesatyo Hanya Mau Mengecoh

RABU, 08 OKTOBER 2014 | 17:41 WIB | LAPORAN: ZULHIDAYAT SIREGAR

. Ketua DPP Partai Hanura, Saleh Husin, menegaskan partainya solid mendukung paket calom pimpinan MPR RI yang diusung Koalisi Indonesia Hebat (KIH).

Empat partai lainnya, PDIP, PKB, Nasdem dan PPP juga kompak dalam memenangkan Oesman Sapta Odang sebagai calon Ketua MPR dengan calon Wakil Ketua Ahmad Basarah (PDIP), Imam Nahrowi (PKB), Hasrul Azwar (PPP) dan Patrice Rio Capella (Nasdem). Meski memang, calon yang mereka usung tersebut hanya meraih 330 suara, kalah dengan calon Koalisi Merah Putih (KMP) yang meraup 347 suara.

"Saya sangat yakin terutama teman-teman dari partai-partai yang tergabung sudah all out berjuang. Dan itulah hasil maksimal yang didapat," ujar Saleh kepada petang ini (Rabu, 8/10).


"Dan juga perlu diketahui, kami punya cara dan pola tehnik di lapangan ketika pemilihan untuk mengontrol masing-masing anggota kita ketika ke bilik suara," sambung anggota DPR/MPR ini.

Karena itulah, Saleh membantah pernyataan anggota DPR/MPR dari Partai Golkar, Bambang Soesatyo yang menyebutkan dari KIH, hanya PDIP dan PKB yang solid. Bahkan kata Bambang, sebagian anggota Hanura mendukung calon yang diusung KMP karena kecewa jatah calon Wakil MPR diberikan ke PPP. (Baca: Hanya PDIP dan PKB di KIH yang Solid, yang Lain Merapat ke KMP).

Saleh menegaskan, analisa dan pernyataan Bambang Soesatyo tersebut tidak benar. (Baca: Demi Kepentingan Nasional, Hanura Legowo Jatah Pimpinan MPR Diberikan ke PPP).

"Saya kira pernyataan Mas Bambang Soesatyo itu hanya untuk mengecohkan guna mengalihkan perhatian orang saja. Karena yang namanya orang menang, mau ngomong apapun terdengar indah. Jadi nggak salah beliau bicara begitu," demikian Saleh. [rus]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Saham-saham AS Bergerak Variatif Pantau Perkembangan Negosiasi

Sabtu, 11 April 2026 | 08:20

Mali Cabut Pengakuan Negara Buatan Polisario, Dukung Otonomi Sahara di Bawah Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 08:10

Dorong Pivot Bisnis, KADIN Sebut MBG Berkah bagi Petani dan Peternak

Sabtu, 11 April 2026 | 08:02

BI Ungkap Konsumen Tetap Pede, Ekonomi Dinilai Baik hingga Akhir Tahun

Sabtu, 11 April 2026 | 07:47

Kenya Dukung Otonomi Sahara di Bawah Kedaulatan Maroko

Sabtu, 11 April 2026 | 07:27

Harapan Damai Picu Penguatan Pasar Eropa di Akhir Pekan

Sabtu, 11 April 2026 | 07:18

Drama Diplomasi Dimulai: Iran-AS Adu Kuat di Islamabad

Sabtu, 11 April 2026 | 07:04

Kepsek SMK jadi Otak Pengoplosan Gas LPG 3 Kg di Brebes

Sabtu, 11 April 2026 | 06:46

Prabowo Tetap Waras soal Demokrasi, Tidak Seperti Jokowi

Sabtu, 11 April 2026 | 06:20

Soemitronomics dan Kedaulatan Ekonomi

Sabtu, 11 April 2026 | 05:59

Selengkapnya