Berita

Risty Tagor

Blitz

Risty Tagor, Tertunduk Usai Diputus Jadi Janda

SELASA, 30 SEPTEMBER 2014 | 07:43 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Ekspresi Risty hanya tertunduk sejak Majelis Hakim ketok palu. Selain anak, tidak ada permintaan pembagian harta bersama.

Pernikahan Risty Tagor dan Rifky Balweel resmi hanya bertahan 4 tahun saja. Ini setelah Majelis Hakim Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan mengabulkan permohonan Risty sebagai penggugat.

 Risty tampak memasuki Gedung PA Jaksel sekitar pukul 14.18 WIB. Turun dari mobil Honda Freed warna putih, Risty langsung berjalan menuju ruang sidang nomor 4 dengan pengawalan ketat tim kuasa hukum dan keluarganya. 


Mengenakan baju muslim warna coklat, kerudung hijau muda dan berkacamata, Risty tidak berminat meladeni permintaan wawancara dari infotainment.

“Sudah dulu ya foto-fotonya, kita sidang dulu biar cepat selesai,” ujar salah satu pengacara yang membela Risty di ruang sidang.

Hanya butuh dua kali sidang, Risty kemudian resmi menyandang status janda. Majelis Hakim menjatuhkan putusan setelah rangkaian persidangan dari mediasi, pembuktian dan mendengarkan keterangan saksi. Ditambah lagi ketidakhadiran Rifky selaku tergugat.

“Pihak Rifky selaku tergugat tidak hadir. Maka Majelis Hakim hari ini membuat keputusan verstek murni di luar hadirnya tergugat,” ucap Rama Difa, pengacara Risty.

Pemain film Bestfriend?, Perempuan Berkalung Sorban serta pesinetron Anak-Anak Manusia ini sendiri enggan dimintai keterangan usai sidang. Keluar dari ruang sidang, dia menundukkan wajahnya di balik pria bertubuh besar dengan warna kulit gelap.

“Risty pasti sedih ya, nggak ada seorang wanita yang mau kawin terus cerai, tapi ini sudah jalannya,” kata Viny, pengacara Risty yang lain.

Dia sama sekali tidak menduga Majelis Hakim akan memberi kejelasan status pernikahannya secepat ini.

“Nggak menduga, proses ini kita ikuti alur. Pokoknya yang kita tahu Rifky tidak hadir tanpa kabar. Sementara hak asuh anak anak jatuh ke tangan ibunya,” tutur Rima.

Bagaimana dengan harta gono-gini? “Selain anak nggak ada, seperti yang kami bilang minggu lalu hanya masalah anak dan perceraian,” jawab Rima.  

Sebelumnya diberitakan, perbedaan prinsip, dijadikan Risty alasan utama menggugat cerai Rifky. “Ada yang bilang faktor ekonomi atau faktor luar, itu tidak benar. Memang hanya prinsip kita saja yang sudah lain, karena buat aku, kita sama-sama sangat mencintai Arsen (anak) makanya kita lebih baik begini,” tutur Risty.

Risty dan Rifky menikah pada 10 Oktober 2010. Keduanya menikah secara tiba-tiba. Gosipnya mereka menikah karena Risty hamil duluan. Dugaan ini menguat karena anak mereka lahir pada 11 April 2011 atau hanya 7 bulan sejak menikah. Tapi isu ini mereka anggap bohong dan fitnah.

Sekadar informasi. Dalam sebuah wawancara sebelum menikah, Risty mengungkapkan mimpi menjadi kekasih Rifky setelah melihat aktingnya di televisi. Tak disangka, sekian tahun kemudian, keinginan itu jadi kenyataan. Malah mereka naik ke pelaminan.

Risty dan Rifky bertemu muka pertama kali di lokasi syuting. Saat itu mereka sama-sama terlibat syuting Film Televisi (FTV) di sebuah stasiun televisi swasta. Entah mengapa, Risty sempat salah masuk lokasi syuting. Ia kesasar ke lokasi set milik Rifky. Ketika masuk, beberapa kru mengingatkan Risty kalau ia salah masuk. Risty sebentar mampir, kemudian pergi lagi.

“Kenalan, nanya nama dan umur segala. Tapi karena dia lebih muda dari aku, tak ada perasaan apa-apa. Karena waktu itu aku nggak suka cari pasangan yang lebih muda,” beber Risty kala itu.

Sejak kesasar di lokasi syuting itu komunikasi mereka berjalan hingga akhirnya pacaran dan menikah.     

“Dia kan terkenal duluan. Saat aku masih SMA, dia sudah muncul di sinetron,” kata Risty.

Kala itu dia tak menyesal menikah muda. Dari pernikahan dengan pria yang berusia satu tahun lebih muda darinya itu, banyak hal yang membuat Risty menjadi lebih dewasa. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya