Berita

Dunia

AQAP Akui Jadikan Kedubes AS Target Roket

MINGGU, 28 SEPTEMBER 2014 | 10:49 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah roket ditembakkan ke arah Kedutaan Besar AS di Sanaa, Yaman.

"Sebuah roket ditembakkan dari kendaraan militan menggunakan senjata peluncur M72," ungkap sebuah sumber kepolisian seperti dilansir Reuters (Minggu, 28/9).

Sumber itu menambahkan bahwa roket mendarat dekat  Kedutaan Besar AS yang tengah dijaga ketat.


"Sedikitnya dua anggota polisi khusus Yaman terluka," lanjutnya.

Meski serangan itu tidak sampai mengenai bangunan kantor diplomatik milik negeri Paman Sam, namun sejumlah pasukan keamanan mengalami luka-luka.

Al-Qaeda Semenanjung Arab (AQAP) mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut. Mereka mengaku telah menargetkan kedutaan dengan roket yang ditembakkannya.

Kelompok itu mengungkapkan bahwa serangan itu adalah pembalasan atas serangan pesawat tak berawak yang diluncarkan di Provinsi Jawf Al pada Jumat lalu (26/9) yang telah menewaskan dua militannya.[wid]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya