Berita

Nadia Saphira

Blitz

Nadia Saphira, Nggak Kepikir, Wara Wiri Ke Pengadilan

KAMIS, 25 SEPTEMBER 2014 | 08:54 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Masih ingat Nadia Saphira? Itu lho cewek yang polos plus lemot di film Jomblo dan serial Ada Apa Dengan Cinta? The Series. Nadia memang sudah memutuskan mundur dari dunia keartisan dan terbang ke London untuk melanjutkan studi. Saat pulang ke Tanah Air, ia langsung mengaplikasikan ilmu hukum yang diperolehnya dengan bekerja sebagai pengacara.

Awak media secara tak se­ngaja bertemu dengan gadis ke­lahiran 20 Oktober 1987 itu di Pengadilan Negeri Jakarta Se­latan. Saat itu, ia baru selesai mengikuti persidangan untuk sebuah perkara.

“Habis sidang kasus JIS. Ini kasus pertama aku,” bilang Nadia yang kini bernaung di Kantor pengacara OC Kaligis.


 Penampilan rapi dan formal sudah melekat di tubuh gadis yang memulai karier lewat pe­milihan sampul majalah remaja.

“Awalnya tahun 2006, aku ambil sekolah hukum, tapi disitu aku masih ambil enam judul film. Kuliah tuh masih nyambi syuting,” cerita Nadia.

“Aku lulus S-1 langsung pin­dah ke London, seperti punya hidup baru begitu. Aku ngera­sain di mana aku nggak ada yang kenal, freedom banget. Nggak kayak di sini (Indonesia) orang ada yang ngenalin,” kisahnya.

Dengan polosnya Nadia agak kaget juga sekarang menjadi pengacara. Terlebih harus wara-wiri di pengadilan.

“Nggak pernah kepikiran jadi pengacara juga sih. Kalau jadi jaksa atau hakim nggak pernah kepikiran juga,” jelasnya.

Apakah Nadia kangen syun­ting?  “Justru yang harus dita­nyain, emang nggak bosen du­lu? Bukan nggak kangen syu­ting, tapi bosan,” jawabnya.

“Kemarin pas ke sini dapat tawaran dari beberapa orang juga lewat email sama telepon. Banyak yang bilang juga aku kirim script dulu deh gitu. Sampai aku mau baca script aja udah nggak mau.”

Meski begitu, ia tak menye­sal pernah mencicipi dunia hi­buran. Setidaknya banyak pe­ngalaman yang bisa diambil Nadia saat menjalani profesi sebagai artis. ***

Populer

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

UPDATE

Jasa Kiai Kampung

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:26

Waketum MUI Usul Gaji Guru Pesantren di Atas UMR

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:16

Jangan Takut Kritik Pemerintah

Minggu, 30 Agustus 2026 | 04:04

Saham BYAN Mencuat, IAW Ingatkan soal Pengawasan Regulator

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:20

Melawan Amplop di Muktamar NU

Minggu, 30 Agustus 2026 | 03:08

Program Streamlining Danantara Tak Boleh Identik dengan PHK

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:38

Investor Diajak Terlibat 37 Proyek Investasi Strategis di Jakarta

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:17

Budi Arie Tolak Cabut Analisis Pemilu sebelum 2029

Minggu, 30 Agustus 2026 | 02:02

Jangan Berhenti pada Janji 15 Desember

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:35

Pajak Diduga Bocor Rp5 Triliun, Purbaya Kantongi 40 Nama Perusahaan Baja

Minggu, 30 Agustus 2026 | 01:21

Selengkapnya