Berita

net

Dunia

Pesawat Sewaan Jatuh di Papua Nugini, Tiga Tewas

SABTU, 20 SEPTEMBER 2014 | 14:27 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah pesawat sewaan mengalami kecelakaan udara di Papua Nugini tadi pagi (Sabtu, 20/9).

Inisden tersebut menewaskan tiga orang, termasuk diantaranya adalah seorang pilot asal Australia.

Belum jelas kronologi soal kecelakaan pesawat dari maskapai penerbangan Hevilift, yang berangkat dari Woitape.


Hevilift hanya mengkonfirmasi bahwa insiden terjadi saat pesawat membawa sembilan orang yang akan turun di dekat Gunung Lawes, yang terletak sekitar 20 kilometer dari ibukota Papua Nugini, Port Moresby.

"Para korban selamat adalah warga negara Papua Nuguni. Saat ini mereka telah dibawa ke rumah sakit di Port Moresby," begitu pernyataan maskapai tersebut, seperti dikutip ABC News.

Hevilift juga mengatakan, pihaknya akan melakukan penyelidikan menyeluruh dan bekerja sama dengan semua pihak berwenang untuk menentukan penyebabnya kecelakaan.

"Pikiran dan simpati (pihak) Hevilift tertuju kepada keluarga mereka yang telah meninggal dalam kecelakaan dan perusahaan akan terus memberikan setiap bantuan kepada para korban," lanjut pernyataan tersebut.

Seorang peneliti senior dari Komisi Penyelidik Kecelakaan Papua Nugini, William Seneka, belum bisa menentukan penyebab kecelakaan. Namun, menurutnya, tidak tertutup kemungkinan bahwa cuaca buruk menjadi faktor yang cukup signifikan dalam insiden tersebut. [ald]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya