Berita

ilsutrasi/net

Dunia

Ukraina Akan Tutup Beberapa Kedutaan Besar

MINGGU, 24 AGUSTUS 2014 | 16:48 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Ukraina berencana untuk menutup konsulat dan kedutaan di beberapa negara dalam rangka memotong anggaran pengeluaran. Wacana ini disampaiklan Wakil Kepala Administrasi Kepresidenan Ukraina, Valeriy Chaly.

"Kami memiliki masalah, bagaimana cara memotong anggaran. Sangat menyedihkan. Tapi kami terpaksa menutup konsulat dan kedutaan yang akan segera dioptimalkan ke dalam struktur badan diplomatik asing," tulis Chaly di halaman Facebook-nya hari ini (Minggu, 24/8).

Ukraina tengah berusaha untuk menyelamatkan ekonominya dengan pinjaman internasional. Ukraina diperkirakan akan menerima total 27 miliar dolar AS dari donor internasional termasuk dari Dana Moneter Internasional (IMF), Bank Dunia, Amerika Serikat dan Uni Eropa.


Meski menerima dana bantuan, Ukraina diperkirakan masih akan tetap melanjutkan langkah-langkah penghematan, yang diumumkan sejak Februari
lalu oleh Perdana Menteri Arseniy Yatsenyuk, untuk mengamankan pinjaman dari IMF dalam upaya untuk mencegah utang.[dem]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya