Berita

Dunia

Abbas Serukan Mediasi Palestina-Israel Dilanjutkan

MINGGU, 24 AGUSTUS 2014 | 13:09 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Palestina Mahmoud menyerukan dilanjutkannya pembicaraan cepat Mesir, yang memediasi antara Israel dan Palestina untuk menghentikan konflik berdarah di Gaza. Mediasi kedua pihak bertikai gagal terwujud pada pekan lalu.

"Tujuan utama saya adalah untuk melanjutkan pembicaraan gencatan senjata di Kairo secepatnya, sehingga mencegah terjadinya pertumpahan darah," kata Abbas dalam konferensi pers di Kairo pada Sabtu (23/8), Nile TV melaporkan.

Abbas menyatakan bahwa Mesir satu-satunya negara yang mampu menjadi penengah antara Israel dan Palestina.


Sebelumnya (Selasa, 19/8), sebuah babak mengenai pembicaraan gencatan senjata terhenti menyusul ketegangan yang kembali terjadi di Gaza. DK PBB pun juga sudah menyampaikan dukungan penuh atas inisiatif Mesir menjadi mediator pihak Israel dan Palestina dalam perundingan mengenai gencatan senjata.

Konflik antara Israel dan Palestina di Gaza telah berlangsung sejak lebih dari enam pekan lalu. Lebih dari 2 ribu warga Palestina telah tewas selama gelombang baru ini.[wid]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya