Berita

moh fuad basya/rmol

Ekspedisi Merdeka

Kapuspen TNI dan Tim Ekspedisi RM Bahas Pendakian Cartenz

RABU, 20 AGUSTUS 2014 | 19:15 WIB | LAPORAN:

Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Mayjen Moh. Fuad Basya menyambut positif keinginan pendaki satu kaki, Sabar Gorky menaklukkan Gunung Cartenz di Papua.

Hal ini disampaikan Fuad saat menerima Dar Edi Yoga dan Widya Victoria dari Tim Eksepedisi Rakyat Merdeka (TERM) di ruang kerjanya, Mabes TNI, Jakarta, siang tadi (Rabu, 20 /8). Dalam kesempatan itu Fuad tampak didampingi Kepala Dinas Penerangan Umum Mabes TNI, Kolonel Inf. Bernardus Robert.

Dar Edi Yoga yang Manajer TERM juga ketua pelaksana Pendakian Cartenz mengemukakan, Sabar Gorky bukan hanya ingin menaklukkan puncak gunung yang disebut Piramida Cartenz itu, tapi juga empat puncak tertinggi lainnya di dunia.


"Sabar akan menjadi Seven Summiter pertama di dunia, ini belum pernah ada," ucap Dar Edi Yoga optimis di hadapan Fuad.

Dan hal ini juga akan membuat rekor MURI dan Rekor Dunia karena belum ada satu pendaki tunadaksi yang mencapai puncak tertinggi Cartenz. Sebelumnya, beber Yoga, Sabar Gorky telah berhasil mencapai dua puncak gunung tertinggi dunia, yakni Elbrus di Rusia (17 Agustus 2011) dan Kilimanjaro di Afrika (November 2011). Bahkan ketika pendakian Elbrus, Sabar Gorky sempat ber-teleconference dengan Presiden SBY.

Yoga juga bilang TERM akan mengikutsertakan pelajar, mahasiswa, pemuda serta anggota TNI sebagai wujud manunggal TNI dan rakyat dalam pendakian Sabar ke puncak Gunung Cartenz. Jika tak aral melintang, Sabar akan mengibarkan sang saka Merah Putih di atas puncak Gunung Cartenz, tepat pada Hari TNI yang jatuh tanggal 5 Oktober 2014 nanti.

Menanggapi hal ini, Kapuspen Fuad pun berjanji segera menindaklanjuti rencana tersebut kepada pimpinannya, Panglima TNI Jenderal Moeldoko.[wid]

Populer

Kekayaan Ibas Demokrat Naik Lebih 700 Persen dalam Empat Tahun, Total Rp354,7 Miliar

Kamis, 25 Juni 2026 | 05:22

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 25 Juni 2026 | 15:08

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Mitra MBG Ultimatum BGN Cabut SE 12/2026 2x24 Jam

Selasa, 23 Juni 2026 | 18:32

KPK Didesak Bongkar Dugaan Aliran Dana ke Oknum Polisi dalam Kasus Bea Cukai

Jumat, 26 Juni 2026 | 01:30

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

UPDATE

Steve Hanke Ungkit Lagi Keputusan IMF 1998, Klaim Rupiah Bisa Setara Dolar AS

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:12

Gibran Ingin Generasi Muda Jadi Perekat Persatuan Bangsa

Selasa, 30 Juni 2026 | 08:06

Komut Pertamina Mochamad Iriawan Pastikan Kesiapan SAF dan Operasional B50 di Jawa Timur

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:57

Wall Street Berpesta! Dow Cetak Rekor

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:53

Nasib Nadiem Ditentukan di Sidang Vonis Hari Ini

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:42

Kekayaan AHY Naik Hampir Enam Kali Lipat, Kini Tembus Rp118,65 Miliar

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:29

STOXX 600 Menguat Tipis, Saham Teknologi dan Energi Topang Bursa Eropa

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:24

Jerman Tumbang, Paraguay Melaju ke Perempat Final Piala Dunia 2026

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:14

Pimpin BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Targetkan Pasar Modal Indonesia Tembus 10 Besar Dunia

Selasa, 30 Juni 2026 | 07:02

Dana GCA Diklaim Bisa Stabilkan Nilai Tukar Rupiah

Selasa, 30 Juni 2026 | 06:48

Selengkapnya