Berita

nyilet/net

Nyilet Jadi Tren ABG Galau Masa Kini

SABTU, 16 AGUSTUS 2014 | 16:06 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Melukai diri sendiri dengan menggunakan silet (nyilet) dan benda lainnya menjadi tren masa kini bagi anak baru gede (ABG) yang tengah galau. Pasalnya, kasus semacam ini mengalami peningkatan hingga 70 persen dalam kurun dua tahun terakhir.

Pusat Informasi Kesehatan dan Perawatan Sosial di Inggris mengatakan sedikitnya 6.500 anak, termasuk 6.000 di antaranya berjenis kelamin perempuan, yang berusia 10 hingga 14 tahun terpaksa dilarikan ke rumah sakit setelah secara sengaja melukai diri mereka sendiri. Biasanya mereka menyayat bagian tubuh dengan menggunakan silet secara berulang-ulang.

Padahal kasus semacam ini hanya berkisar 3.800 kasus di era 2009 hingga 2012. Artinya kasus ini mengalami peningkatan 2.700 di dua tahun berselang.


Kepala Childline, Sue Minto mengatakan bahwa 20 tahun lalu metode melukai diri sendiri ini dilakukan oleh remaja perempuan yang mengalami kasus pelecehan seksual. Namun kini, cara tersebut dilakukan oleh semua remaja ABG untuk mencoba mengatasi seluruh masalah yang membelenggu atau dalam istilah sekarang disebut dengan galau, seperti galau di sekolah hingga galau masalah percintaan.

"Ini adalah tekanan dari dunia modern yang belum pernah terjadi di era-era sebelumnya," ujar Minto seperti dilansir The Independent (Sabtu 16/8). [ian]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya