Berita

al shabaab/net

Dunia

Pasukan Somalia Bunuh 14 Milisi Al Shabaab

SABTU, 16 AGUSTUS 2014 | 14:51 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Pasukan penjaga perdamaian Afrika (AMISOM) dan tentara Somalia meluncurkan serangan gabungan yang menewaskan sedikitnya 14 milisi, Jumat (15/8).

Serangan ini merupakan bagian dari upaya pasukan pemerintah dan AMISOM dalam menanggapi peningkatan serangan bom di Mogadishu oleh milisi, terutama al Qaeda kelompok al Shabaab.

"Tujuan pemerintah adalah untuk mengamankan kota," ujar seorang petinggi kepolisian, Mayor Abdullahi Farah, kepada Reuters (Sabtu, 16/8).


Seorang saksi mata, Ahmed Hussein, mengungkapkan bahwa dirinya terkejut lantaran dibangunkan oleh dentuman mortir. Para milisi, lanjut dia, tak tinggal diam dengan serangan oleh pasukan penjaga perdamaian dengan melakukan sejumlah serangan balasan.

"Jumlah korban tewas kemungkinan akan terus meningkat," tambah Hussein.

Sebagaimana diketahui, kelompok militan al Shabaab secara perlahan berhasil menguasai beberapa daerah Somalia sejak pecahnya perang pada tahun 1991.

Namun, pada tahun 2011 pasukan Afrika berhasil mengusir mereka sehingga mereka terus melakukan serangan terhadap pejabat pemerintah Somalia dan pasukan asing. [ian]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya