Berita

Narendra Modi/NET

Setiap KK Dibuatin Rekening untuk Meminimalisir Dugaan Korupsi BLT

SABTU, 16 AGUSTUS 2014 | 12:34 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Dalam pidato di Hari Kemerdekaan India (Jumat, 15/8), Perdana Menteri Narendra Modi mengumumkan rencana pembuatan rekening bagi setiap Kepala Keluarga (KK).

Dibuatnya rekening bank tersebut lantaran pemerintah berencana akan mengubah subsidi pangan, bahan bakar, dan pupuk menjadi Bantuan Langsung Tunai (BLT). Sehingga dengan adanya rekening bank, akan meminimalisir adanya dugaan korupsi terhadap dana BLT karena langsung akan diterima kepada tiap-tiap KK.

Pada tahap pertama, nantinya tiap rekening akan diberikan kartu debit sekitar 100.000 rupee atau sekitar 1.600 dolar AS.


"Program ini bisa mengurangi penderitaan petani yang banyak dari mereka melakukan bunuh diri di bawah tekanan keuangan. Untuk pernikahan putrinya, orang miskin membutuhkan pinjaman dari rentenir yang sebenarnya ia tidak bisa kembalikan," kata Modi sebagaimana dilansir BBC. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya