Berita

ilustrasi/net

Kesehatan

Obat AIDS Ditahan Di Bandara Soetta, Rumah Sakit Kehabisan Stok

KAMIS, 14 AGUSTUS 2014 | 23:47 WIB | LAPORAN:

Saat ini banyak ODHA (Orang yang hidup dengan HIV) di Indonesia mengalami kesulitan mendapatkan obat ARV yang berguna menekan HIV dalam tubuh dan meningkatkan kualitas kesehatan mereka yang terinfeksi HIV.

Beberapa  ODHA mendapatkan obat ARV ini hanya untuk konsumsi selama 3 hari hingga 5 minggu dikarenakan stok obat ini di Rumah Sakit juga sedang menipis. Jenis obat ARV yang dikeluhkan kelangkaannya adalah jenis Evafirenz dan jenis kombinasi tenofovir dan emtricitabin
 
"Kelangkaan obat ini selain bisa menimbulkan kemungkinan resistensi jika ODHA sampai terputus terapinya juga merupakan gambaran buruk bagaimana komitmen pemerintah Indonesia menyediakan terapi penunjang hidup bagi orang dengan HIV," kata  Staf Indonesia Aids Coalition bidang pengorganisasian komunitas, Irwandy Widjaja di Jakarta, Jumat (15/8).
 

 
Menurut staff LSM yang bekerja mempromosikan akuntabilitas pemerintah dalam program AIDS itu,  kelangkaan terjadi disebabkan stok obat ARV import tertahan di Bandara dikarenakan proses dokumen yang belum beres sudah lebih dari sebulan. "ARV import yang tertahan ini kebanyakan di dapat dengan impor dari Negara India," katanya.
 
Obat ARV penunjang hidup ODHA ini kebanyakan masih produk impor, karena farmasi dalam negeri baru mampu memproduksi tiga jenis saja dari obat ARV yang dikonsumsi ODHA di Indonesia.
“Obat ARV yang dibeli dengan APBN dan bantuan dana dari Global Fund sudah tiba hampir sebulan lalu namun faktanya sampai hari ini belum bisa di distribusikan," kata  Irwandy  seraya menambahkan, banyak ODHA yang dua minggu terakhir menghubunginya untuk menanyakan kapan mereka bisa mendapatkan obat ARV ini
 
Kelangkaan ARV sendiri dikeluhkan banyak ODHA yang menyalurkan unek-uneknya melalui Fanpage Facebook “Monitoring ARV” yang khusus dibuat LSM IAC guna melakukan monitoring stock out obat ARV. 
Beberapa rumah sakit berusaha mensiasatinya dengan hanya memberikan obat ARV ini untuk durasi jangka pendek dan bukan seperti biasanya dimana ARV diberikan untuk durasi konsumsi satu bulan. ODHA pun berusaha mensiasati kelangkaan ini dengan pinjam meminjam obat agar terapinya tidak terputus.
 
Kasus tertundanya obat ARV terdistribusi karena tertahan oleh pihak bea cukai bukan kali pertama kali ini terjadi. Ini semacam ritual rutin dikarenakan semrawutnya birokrasi dalam import barang.

"ARV ini kan jenis obat live saving. Mestinya pemerintah kita atau bea cukai dalam konteks ini mempunyai kebijakan yang memudahkan sehingga obat bisa segera terdistribusi," tandasnya.

Irwandy berharap  obat yang tertahan ini bisa segera keluar dan didistribusikan dan untuk kedepannya pihak Bea Cukai bisa memberikan perlakuan khusus untuk obat live saving semacam ini, karena menyangkut nyawa manusia.[dem]

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Gubernur BI pun Ikut Mundur, Ada Apa Ini Guru?

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:15

Rumah Bedeng di Lebak Bulus Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00

Timnas Garuda Hadapi Timor Leste pada 31 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:30

Revolusi, Romansa, dan Runtuhnya Komisariat SMID IISIP

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:21

Presiden Harus Tindak Tegas Londo Ireng yang Merugikan Kepentingan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:19

Orang Tak Percaya Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:33

83 Penonton Jadi Korban Tribun GOR Satria Banyumas Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:18

Ahok Ungkap Awal Pecah Kongsi dengan Jokowi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:00

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:35

Hantu itu Masih Gentayangan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:18

Selengkapnya