Berita

Lola Amaria

Blitz

Lola Amaria: Film Negeri Tanpa Telinga Harus Jadi Cermin Politisi

SELASA, 12 AGUSTUS 2014 | 14:23 WIB | LAPORAN:

Produser sekaligus sutradara cantik Lola Amaria berharap, film Negeri Tanpa Telinga yang menceritakan tentang fakta politik dan politikus Indonesia, dapat dipetik pelajarannya oleh anak sekolah dan mahasiswa di Tanah Air ini.

"Setiap film tentu memiliki benang merah dan pesan positif di dalamnya yang bisa dipetik oleh para penonton. Secara pribadi, tentu saja saya ingin film ini bisa ditonton oleh anak-anak sekolah dan juga mahasiswa luas, agar bisa menjadi sebuah ingatan kuat di pemikiran mereka ke depannya. Agar nantinya bisa menolak segala praktik dan cara-cara tidak baik dalam berpolitik," terang Lola kepada wartawan di Jakarta belum lama ini.

"Sehingga generasi muda kedepannya bisa memperbaiki bangsa ini secara utuh, jujur dan bersih," tambahnya.


Melihat realita banyaknya politisi yang ditahan karena kasus korupsi, politisi yang terlibat kandal seks, ancaman menjatuhkan pemerintah, saling serang antar lembaga negara membuatnya tertantang untuk membuat film dengan tema politik yang nyaman, enak dinikmati dan bermakna.

Dengan film ini pula Lola Amaria berharap bisa membantu menumbuhkan kesadaran sosial betapa bahayanya penyakit korupsi jika dibiarkan terus-menerus.
 
Proses pembuatan film yang memakan waktu kurang lebih 1 tahun ini sempat mengalami hambatan karena terkena dampak letusan gunung Kelud. Abu vulkanik yang menyelimuti seluruh kota Yogyakarta dan sulit dibersihkan dalam waktu singkat, sempat membuat kru berdebat panjang apakah syuting akan tetap dilanjutkan atau berhenti.

Film Negeri Tanpa Telinga besutan Lola, didukung oleh aktor senior Ray Sahetapy, Lukman Sardi, Gary Iskak, T. Rifnu Wikana, Tanta Ginting dan pendatang baru Jenny Zhang. [did]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya