Berita

ilustrasi/net

Kesehatan

Kartu Indonesia Sehat Bukan Solusi

SABTU, 09 AGUSTUS 2014 | 06:01 WIB | LAPORAN:

Program Kartu Indonesia Sehat (KIS) dinilai bukan solusi yang
baik dalam menuntaskan masalah kesehatan. Program itu menjadi salah satu kebijakan yang akan dijalankan pasangan capres Joko Widodo-Jusuf Kalla.

"Secara konsep baik, menarik simpati rakyat kecil karena dianggap pengobatan gratis. Tapi, itu bukan penyelesaian masalah kesehatan. Masalah kesehatan bukan hanya pengobatan tapi juga bagaimana pencegahan dan rakyat hidup dengan sehat," ujar pakar kesehatan Dr. Kartono Muhammad dalam diskusi 'Usulan Kriteria Menteri Kesehatan Versi Masyarakat Sipil' di kantor Indonesia Corruption Watch, Kalibata, Jakarta (Jumat, 8/8).

Menurutnya, KIS hanya sekadar menarik simpati rakyat kecil tanpa menyelesaikan masalah yang ada. Karena itu, Joko Widodo (Jokowi) diminta dapat memikirkan efek ke depan program tersebut. Seperti soal anggaran maupun penunjang.

Menurutnya, KIS hanya sekadar menarik simpati rakyat kecil tanpa menyelesaikan masalah yang ada. Karena itu, Joko Widodo (Jokowi) diminta dapat memikirkan efek ke depan program tersebut. Seperti soal anggaran maupun penunjang.

"Berapa banyak anggaran untuk itu semua, berapa sarana yang harus disiapkan. Memangnya itu tidak bayar, tidak sesederhana itu. Jokowi harus mengoreksi kembali program KIS," jelas Kartono.

Mantan Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) itu menambahkan, Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan yang telah dibentuk pemerintah masih lebih baik dibandingkan program KIS.

"Filosofinya BPJS sudah baik, namun pelaksanaannya masih kurang berjalan baik. Padahal BPJS memiliki pencegahaan yakni preventif dan promotif, ini masih menimbulkan permasalahan dan protes. Tapi, kalau BPJS dijalankan dengan baik tidak perlu lagi adanya KIS," demikian Kartono. [why]

Populer

Menko Yusril: Mundur dari Jabatan, Tak Gugurkan Tanggung Jawab Hukum Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 19:13

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Legislator PAN Minta Menteri Imipas Tangguhkan Pengunduran Diri Dirjenpas Mashudi

Jumat, 02 Oktober 2026 | 17:36

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Setelah 19 Kapolda Berganti, Apa yang Berubah bagi Masyarakat?

Selasa, 06 Oktober 2026 | 06:19

King Indo Sah Jadi Raja ASEAN Usai Geprek Thailand 4-2

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:54

Jika Gugatan Denny Indrayana Cs Diterima MK Tak Otomatis Gibran Lengser

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:33

Ada Beking Politik, Suyudi Pede Gusur Puluhan Pati-Pamen Loyalis Listyo

Selasa, 06 Oktober 2026 | 05:09

Jaksinema Bakal Jadi Mesin Baru Ekonomi Jakarta

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:55

Bonus Timnas Indonesia Diatur Ketum PSSI

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:38

Nasib Gibran di Tangan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 04:19

Tak Mudah Pecat Gibran Meski Gugatan Denny Indrayana Cs Dikabulkan MK

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:28

Festival Indonesia 2026 Perkuat Diplomasi Budaya Jakarta-Seoul

Selasa, 06 Oktober 2026 | 03:03

Jakarta Butuh Regulasi Parkir Valet

Selasa, 06 Oktober 2026 | 02:23

Selengkapnya