Berita

ilustrasi/net

Dunia

Boko Haram Sandera Istri Wakil PM Kamerun

SENIN, 28 JULI 2014 | 18:25 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Kelompok separatis Nigeria, Boko Haram kembali membuat ulah. Kali ini,
mereka menculik istri dari Wakil Perdana Menteri Kamerun.

"Saya mengonfirmasikan bahwa rumah Wakil Perdana Menteri Amadou Ali di Kolofata berada di bawah serangan biadab dari militan Boko Haram. Naas, mereka berhasil menculik istrinya," kata juru bicara pemerintah yang juga Menteri Komunikasi Issa Tchiroma seperti dikabarkan Reuters.

Tidak hanya itu, dalam serangan terpisah, Walikota Kolofata, Seini Boukar Lamine atau yang akrab disapa Lamido, juga menjadi korban penculikan kelompok tersebut di kediamannnya.

Tidak hanya itu, dalam serangan terpisah, Walikota Kolofata, Seini Boukar Lamine atau yang akrab disapa Lamido, juga menjadi korban penculikan kelompok tersebut di kediamannnya.

"Mereka juga menyerang kediaman Lamido, dan ia juga diculik," lanjut Tchiroma.

Tchiroma menambahkan, tentara Kamerun telah dikerahkan untuk mengambil kembali kontrol kota Kolofata dari para militan yang disebut telah menggunakan kekerasan brutal dan tidak memenuhi syarat.

Sebelum insiden penculikan ini, Boko Haram juga pernah melakukan aksi serupa bahkan menjadi berita utama internasional. Kelompok militan tersebut menculik sekitar 200 anak sekolah Nigeria pada bulan April lalu. Dalam beberapa pekan terakhir, mereka terus meningkatkan serangan lintas perbatasan ke Kamerun. [why]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya