Berita

mh17/net

Dunia

Tony Abbot: Kacau, Evakuasi MH17 Terhambat Konflik!

MINGGU, 20 JULI 2014 | 20:21 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Perdana Menteri Australia Tony Abbott, Minggu (20/7), mengatakan lokasi kecelakaan jatuhnya pesawat Malaysia Airlines MH17 di Ukraina timur benar-benar kacau dan berantakan. Ia khawatir jika perusakan terhadap barang bukti akan terus berlanjut di lokasi kejadian.

"Di sana benar-benar kacau. Tidak ada seorang pun pihak berwenang yang bertanggung jawab di lapangan," katanya, seperti dilansir media nasional Australia, ABC (Minggu, 20/7).

Abbott mengungkapkan, beberapa upaya untuk mencapai reruntuhan puing-puing yang berserakan di lokasi kejadian menjadi terhambat lantaran konflik belum reda.


Sikap reaksionis Abbott ini diduga lantaran 28 dari 298 korban tewas MH17 adalah warga negara Australia.

"Ini benar-benar penting. Australia akan melakukan segala yang kami bisa untuk memulangkan jenazah, untuk memastikan bahwa situs tersebut aman, investigasi yang tepat dilakukan, dan kemudian keadilan dijamin," tandasnya. [ian]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya