Berita

foto:reuters

Dunia

PM Belanda Kesal Lihat Ulah Milisi Pro Rusia

MINGGU, 20 JULI 2014 | 11:02 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Perdana Menteri Belanda, Mark Rutte merasa jengkel melihat foto-foto yang menunjukan para milisi pro Rusia menguasai lokasi kejadian jatuhnya pesawat dari maskapai penerbangan Malaysia Airlines, MH17.

Rutte kesal dengan keadaan di lokasi kejadian, di mana orang-orang di sana, yang tak lain para pemberontak, berfoto dengan menunjukan barang-barang pribadi korban, yang beredar luas di internet.

"Saya terkejut melihat gambar-gambar. Perilaku mereka (pemberontak) di tempat kejadian kecelakaan MH17 di Ukraina, benar-benar tidak sopan. Itu benar-benar menjijikan," kata Rutte saat konferensi pers di Den Haag, Sabtu (19/7), seperti dikabarkan Xinhua.


Selama konferensi pers, Rutte juga bercerita bahwa dirinya telah terlibat percakapan sangat intens melalui telepon dengan Presiden Rusia, Vladimir Putin.

Ia mendesak Putin untuk menggunakan pengaruhnya guna memastikan bahwa tim investigasi dapat mengakses lokasi kejadian dan, melaksanakan tugas mereka.

"Dia harus bertanggung jawab. Saya tidak tahu siapa lagi yang harus saya telepon. Dia satu-satunya yang memiliki pengaruh. Waktu semakin singkat bagi Putin untuk menunjukkan kepada dunia bahwa ia serius membantu," tambah Rutte.[wid]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya