Berita

john kerry/net

Dunia

Menlu AS: Kedua Capres Sepakat Audit Surat Suara

MINGGU, 13 JULI 2014 | 13:11 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, John Kerry, mengatakan bahwa kedua calon presiden Afghanistan telah sepakat untuk mengaudit surat suara dalam pemilu yang diselenggarakan pada Juni lalu.

Berbicara dalam konferensi pers bersama kedua capres, Abdullah Abdullah dan Ashraf Ghani, di Kabul pada Sabtu (12/7), Kerry mengatakan bahwa setiap surat suara dari seluruh pelosok negeri akan diaudit di ibukota Afghanistan tersebut mulai Minggu (13/7).

"Semua kotak suara akan diterbangkan ke ibukota Afghanistan (Kabul) di bawah pengawasan pasukan keamanan AS dan ISAF dan diaudit oleh pemantau internasional," ujar Kerry, seperti dikutip VOA.


Karena proses tersebut akan memakan waktu beberapa minggu, Presiden Hamid Karzai juga telah setuju untuk menunda tanggal pelantikan presiden untuk mengakomodasi hasil audit.

"Ini mungkin akan menjadi langkah terkuat untuk kedua capres untuk mengembalikan legitimasi terhadap proses ini dan untuk demokrasi di Afghanistan," lanjutnya.

Kerry juga menegaskan kalau perwakilan tim sukses kedua belah pihak diperbolehkan terlibat dalam pengawasan proses audit surat suara.[wid]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya