Berita

foto:net

Dunia

Biadab, Pusat Rehabilitas Penyandang Cacat di Gaza Ikut Dihantam Rudal Israel

MINGGU, 13 JULI 2014 | 11:19 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Dua wanita disabilitas tewas selama serangan udara yang secara intensif dilancarkan oleh Israel, Sabtu (12/7).

Selain itu, lima orang lainnya juga mengalami luka parah setelah tiga rudal Israel meratakan sebuah pusat rehabilitasi penyandang cacat. Para saksi mata mengungkapkan, rudal dilancarkan dari jet tempur F16 dan menghantam bangunan berlantai dua tersebut.

Belum diketahui pasti alasan penyerangan terhadap bangunan yang terletak di Jalur Gaza utara tersebut.


Namun, Israel sebelumnya mengumumkan bahwa lembaga-lembaga, rumah-rumah militan, dan gerakan sayap bersenjata Hamas menjadi target dalam serangannya.
Meski demikian, belum ada informasi mengenai apakah pusat rehabilitasi penyandang cacat itu milik Hamas atau bukan.

Para penduduk di Gaza menyebut bahwa serangan udara Israel di pusat rehabilitasi penyandang cacat adalah serangan terparah sejak awal Israel melakukan aksi anarkisnya di Jalur Gaza pada 8 Juli lalu.

Sementara itu, saat dimintai keterangan, jurubicara Angkatan Darat Israel, Avichay Adre'I mengatakan bahwa pihaknya belum memiliki informasi yang akurat mengenai penargetan pusat rehabilitasi penyandang cacat.

"Semua tahu kalau Angkatan Udara kami menargetkan Hamas," begitu kata Adre'I dikutip dari Xinhua (Minggu, 13/7).[wid]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya