Berita

ilsutrasi/net

Puluhan Tentara Ukraina Tewas Dihantam Roket Separatis Pro Rusia

SABTU, 12 JULI 2014 | 10:57 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Sebuah serangan roket yang dilancarkan oleh separatis pro-Rusia menghantam pos perbatasan di perbatasan Ukraina dengan Rusia, Jumat waktu setempat (11/7).

Dalam insiden ini, setidaknya 30 tentara dan penjaga tewas.

"Angka ini belum termasuk jumlah korban yang mungkin akan meningkat. Insiden ini juga menyebabkan adanya kerusakan," kata jurubicara Kementerian Dalam Negeri Ukraina, Zoryan Shkyryak, seperti dikutip Reuters.


Para separatis pro-Rusia ini meluncurkan tembakan rudal Grad sekitar pukul 05:00 di pos perbatasan Zelenopillya, Lugansk Timur.

Presiden Petro Poroshenko dikabarkan juga tengah mengadakan pertemuan darurat untuk membahas serangan mematikan terhadap pasukan pemerintah.

"Saya pikir tidak akan ada respon lambat (dari Presiden Poroshenko) setelah aksi teroris berdarah ini," lanjut Shkyryak menanggapi kabar tersebut. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya