Berita

Park Bom ‘2NE1‘

Blitz

Park Bom ‘2NE1‘, Terjerat Skandal Obat

SELASA, 08 JULI 2014 | 10:35 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Meski dihadang kabar miring soal penyelundupan obat-obatan terlarang jenis amfetamin, Park Bom rupanya tetap melakukan kegiatannya bersama 2NE1.

Dalam konser dunia 2NE1 yang berlangsung di Jepang baru-baru ini, Park Bom terlihat semangat beraksi di hadapan 17 ribu penggemarnya.

Sayangnya, Park Bom tak akan tampil di variety show yang dibintanginya, Roomates. Park Bom mengaku malu jika harus tampil di acara tersebut. Ia meminta maaf kepada seluruh penggemarnya.


“Saya benar-benar minta maaf karena telah membuat kontroversi. Saya tak akan hadir dalam pengambilan gambar Roomates karena sangat buruk,” ujar Park Bom melalui agensinya YG Entertainment.

Sebelumnya, penyanyi dikenal polos dan lucu itu dikabarkan terlibat penyelundupan narkoba secara ilegal. Park Bom berusaha menyelundupkan 82 pil amfetamin ke Korea Selatan, Oktober 2010 silam, seperti dilansir dari Star Daily. Obat terlarang tersebut dikabarkan berhasil didapatkan Park Bom dari Amerika Serikat yang dia kirimkan melalui udara.

“Penggemar sudah mengetahui jika Park Bom sebelumnya tinggal di Amerika Serikat untuk waktu yang cukup lama. Sebelum debut bersama 2NE1, Park Bom memiliki impian untuk menjadi pemain bola wanita. Sayangnya, impiannya itu gagal setelah dia kehilangan teman dekatnya yang meninggal dalam pertandingan bola,” kata Yang Hyun Suk.

“Park Bom masih melakukan pengobatan (trauma healing) hingga empat tahun lalu. Park Bom tak mengetahui jika mengirim amfetamin dari Amerika Serikat adalah perbuatan ilegal. Ia pun terganjal dengan masalah hukum di sini (Korea Selatan) yang melarang amfetamin digunakan sebagai obat,” tambahnya.

Park Bom bebas setelah memberikan data rekam medis dirinya ke pihak berwajib. Akhirnya Park Bom pun melakukan pengobatan berdasarkan rekomendasi dari rumah sakit di universitas ternama di Korea Selatan.

“Kasus itu ditutup setelah kami memberikan laporan data rekam medis milik Park Bom ke pihak berwajib. Park Bom dinilai bersih dari keterlibatan penyelundupan narkoba,” tandasnya. ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Kemenkum Tegas Pertahankan Pembatalan Status Badan Hukum PLK

Selasa, 01 September 2026 | 16:28

Rebranding Dukcapil di Tarakan Tembus 1.387 Layanan Adminduk

Selasa, 01 September 2026 | 16:22

WNI Jadi Tentara Rusia Gegara Diiming-imingi Gaji Besar

Selasa, 01 September 2026 | 16:11

Pengamat Wanti-wanti BLU Batu Bara: Efisien Boleh, Pembangkit Jangan Terganggu

Selasa, 01 September 2026 | 15:53

UBakrie's Week 2026 Persiapkan 1.147 Mahasiswa Baru untuk Dunia Kampus dan Industri

Selasa, 01 September 2026 | 15:41

Bukan Cuma Cari Juara, Kemenag Bidik Kader Ulama dari MTQN XXXI

Selasa, 01 September 2026 | 15:39

DPR: Usut Tuntas Kematian Warga Pejompongan Korban Kerusuhan Demo

Selasa, 01 September 2026 | 15:34

Destry Resmi Pimpin BI, Perry Titip Pesan di Tengah Gejolak Global

Selasa, 01 September 2026 | 15:30

BNI Tawarkan Sukuk Ritel SR025 Lewat wondr, Imbal Hasil hingga 6,9 Persen

Selasa, 01 September 2026 | 15:25

Bawa Program "Klasterku Hidupku", BRI Ajak Pengusaha Ikan Kering Sorong Naik Kelas

Selasa, 01 September 2026 | 15:24

Selengkapnya