Berita

Dunia

Hampir 10 Ribu Warga Ukraina Minta Suaka ke Rusia

SABTU, 28 JUNI 2014 | 13:29 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Badan Pengungsi PBB (UNHCR) melaporkan, sedikitnya 110 ribu warga asal Ukraina melarikan diri ke negara tetangganya, Rusia sejak krisis yang terjadi akibat pertentangan antara pemerintah dan separatis pro-Rusia.

Dari jumlah tersebut, 9.600 di antaranya telah meminta suaka.

"Banyak pengungsi mencari bentuk lain dari status hukum mereka selama tinggal di Rusia karena kekhawatiran mereka jika mereka kembali ke Ukraina," begitu pernyataan UNHCR, seperti disebut Wallstreet Journal (Jumat, 27/6).


Sementara itu, lanjut UNHCR, lebih dari 16 ribu orang terlantar di dalam negeri selama seminggu terakhir menyusul situasi yang semakin memburuk di timur Ukraina, di mana separatis pro-Rusia telah melancarkan pemberontakan selama dua bulan terakhir.

UNHCR mengatakan bahwa alasan para warga Ukraina pengungsi lantaran memburuknya hukum dan ketertiban, takut terhadap penculikan, pelanggaran hak asasi manusia serta gangguan pelayanan negara. [mel]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya