Berita

ilustrasi/net

Dunia

Pemerintah Kamboja Imbau Waspada Demam Berdarah

SABTU, 21 JUNI 2014 | 16:35 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Dalam kurun waktu lima bulan pertama di tahun ini, Kamboja memiliki 616 kasus demam berdarah. Angka tersebut turun 83 persen dari periode yang sama pada tahun lalu, yakni sebesar 3.541 kasus.

Begitu kata direktur Program Pengendalian Demam Berdarah dari Kementerian Kesehatan Kamboja, Dr Ngan Chantha.

Ia menjelaskan, selama periode Januari hingga Mei tahun ini, sebanyak tiga orang tewas akibat demam berdarah. Angka tersebut merosot dari tahun sebelumnya yakni 19 orang.


"Penurunan luar biasa adalah berkat upaya kita dalam mengendalikan wabah penyakit ini melalui kampanye pendidikan dan menyediakan Abate (zat kimia yang disebarkan di tempat-tempat air guna membunuh larva) di lingkungan rumah tangga," katanya seperti dikutip Xinhua (Sabtu, 21/6).

Chantha menghimbau kepada seluruh warga Kamboja agar menutup segala macam yang bisa berpotensi jadi sarang nyamuk aedes, penyebab demam berdarah.

"Musim hujan tahunan telah dimulai di Kamboja. Transmisi dengue juga akan mulai meningkat. Sehingga perlu menutup genangan air di dalam dan sekitar rumah untuk menghilangkan sumber nyamuk," tutupnya. [mel]

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Masuk Tahap Pembuktian, Denny Indrayana Minta MK Panggil Gibran

Senin, 28 September 2026 | 18:16

Bukan Sekadar Parlemen, MPR Penjaga Konstitusi dan Kebangsaan

Senin, 28 September 2026 | 18:09

Dari 49 Tahun, Antrean Faktual Haji Kini Jadi 14 Tahun

Senin, 28 September 2026 | 17:44

Prabowo Perintahkan Audit Forensik Tata Kelola Keuangan Haji

Senin, 28 September 2026 | 17:38

Warga Ngadu ke DPR Gegara Kasus Dugaan Mafia Tanah Disetop

Senin, 28 September 2026 | 17:33

Mengenal Megathrust, 14 Segmen Sumber Gempa di Indonesia dan Potensi Magnitudonya

Senin, 28 September 2026 | 17:25

Dirjenpas Janji Bongkar 13 Bangunan Lapas Cibinong

Senin, 28 September 2026 | 17:16

Apa Itu Fenomena Blue Fire di Gunung Papandayan? Ini Penjelasan Ahli

Senin, 28 September 2026 | 17:08

Kesaktian Silfester Mulai Berkurang

Senin, 28 September 2026 | 17:05

Harga BBM Pertamina 28 September 2026, Pertalite hingga Pertamax Masih Segini

Senin, 28 September 2026 | 16:59

Selengkapnya