Berita

foto:puspun tni

Pertahanan

Misi Baru Kontingen Garuda di Afrika

RABU, 18 JUNI 2014 | 10:29 WIB | LAPORAN:

Misi Baru Kontingen Garuda di Afrika

RMOL. Dengan menggunakan pesawat carter Antonov AH-124-100 milik Carrier Aerospetsservice Rusia, sepuluh orang personel Kontingen Garuda Konga XXXII-C/Minustah atau sering disebut dengan Satgas Kizi TNI yang tergabung sebagai Tim Pendahulu (Advance Team) berangkat menuju ke daerah Bangui, Central Africa Republic (CAR), Selasa (17/6).

Keberangkatan para prajurit TNI itu dalam rangka mempersiapkan misi baru di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan nama MINUSCA (United Nations Multi-Dimensional Integrated Stabilization Mission in Central African Republic).
 

 
Keberangkatan personel Kontingen Garuda ini merupakan bagian dari beberapa tahap pemindahan personel yang telah dimulai sejak keberangkatan Tim Pre Advance tanggal 15 Mei lalu. Di mana, 15 orang pertama berangkat menggunakan pesawat komersil dipimpin oleh Lettu Laut (P) Daniel Andri Winanto yang bertugas sebagai pembuka jalur kontak dan administrasi awal bagi Satgas Kizi TNI dengan unsur personel staf United Nations yang saat ini telah berada di Bangui ibu kota CAR.
 
Selanjutnya, pemberangkatan perlengkapan, kendaraan dan peralatan Zeni dilakukan secara bertahap. Untuk Main Equipment seperti alat berat zeni, truck, kendaraan operasional dan juga kontainer berisi perlengkapan Satgas Kizi TNI telah diangkut dengan menggunakan jalur laut oleh kapal MV Copenhagen milik Scan Global Logistik, Denmark pada awal Juni lalu. Untuk personel berikutnya beserta beberapa kendaraan dan alat berat diangkut menggunakan pesawat Cargo Antonov dengan 2 kali penerbangan.
 
Saat ini personel yang sudah berada di Bangui, telah melakukan beberapa kegiatan seperti penyiapan camp, pembuatan ID Card, berkordinasi dengan staf  UN dan pasukan Infanteri dari Maroko yang juga telah berada di lokasi misi dibawah misi BINUCA (United Nations Integrated Peacebuilding Office in the Central African Republic) dan MISCA (Mission Internationale de Soutien a la Centrafrique sous conduit Africaine) beranggotakan negara Afrika dan Perancis.
 
Personel Konga XXXII-C/MINUSTAH yang telah berganti nama menjadi Konga XXXVI-A/MINUSCA tersebut juga telah memulai kegiatan seperti penyiapan lahan Log Base Minusca, Temporary Camp dan Inisial Camp yang nantinya akan digunakan pasukan dan staf PBB dalam jumlah besar.
 
Menurut Dansatgas Konga XXXVI-A/Minusca Letkol Czi Alfius Navirinda K, Misi Multidimensional di Bangui CAR dilakukan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa dengan mengeluarkan Resolusi Dewan Keamanan (DK) PBB pada 10 April 2014, di mana dengan suara bulat menyetujui untuk mengotorisasi hampir 12 ribu pasukan penjaga perdamaian PBB yang kuat untuk Republik Afrika Tengah.
 
Kekuatan yang akan dilakukan dengan misi bernama MINUSCA, akan mengambil alih situasi dan kondisi pada 15 September 2014 dari Uni Afrika yang saat ini memimpin misi 6 ribu personel. PBB  akan memiliki 10 ribu  tentara dan 1.800 Polisi saat misi dibuka pada 15 September 2014 nanti.

Satgas Kizi TNI Konga XXXVI-A/MINUSCA adalah satu-satunya pasukan PBB pertama di luar Uni Eropa dan Uni Africa yang telah hadir di CAR untuk membawa nama bangsa dan negara Indonesia, guna ikut dalam menciptakan perdamaian di negara yang saat ini sedang bergejolak tersebut.[wid]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya