Berita

ban ki-moon/net

Dunia

Ban Kim Moon Kecam Penembakan Pesawat Militer di Ukraina

MINGGU, 15 JUNI 2014 | 11:54 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sekjen PBB Ban Ki-Moon mengutuk insiden penembakan sebuah pesawat militer Ukraina yang dilakukan oleh pemberontak pro-Rusia, Sabtu (14/6).

Pesawat transportasi berjenis Il-76 yang tengah mengangkut personil dan peralatan militer itu jatuh setelah ditembak di atas wilayah Luhansk, Ukraina Timur, yang menyebabkan seluruh penumpang yang berjumlah 49 orang tewas.

"Berlanjutnya kekerasan di Ukraina Timur ditandai dengan hilangnya kehidupan yang berkembang dan situasi kemanusiaan yang memburuk. Hal ini menyoroti kebutuhan untuk penghentian segera permusuhan dan resolusi krisis melalui negosiasi dan dialog," begitu kata pernyataan Ban, seperti dilansir Global Times.


Dalam pernyataannya itu, Ban kembali menegaskan dukungan bagi presiden baru Ukraina, Petro Poroshenko, dan juga rakyat Ukraina untuk berdiri dalam solidaritas selama masa sulit ini.

"Sekali lagi, dia (Poroshenko) harus menekankan kepada setiap orang untuk membawa Ukraina kembali dari 'tepi jurang' dan menjamin kesatuan, kedaulatan dan keutuhan wilayah," lanjut Ban.

Luhansk sendiri merupakan kota utama di  wilayah timur Ukraina di mana terjadi pemberontakan dari sekelompok orang pro-Rusia yang menuntut kemerdekaan.[wid] 

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya