Berita

Nikita Mirzani

Blitz

Nikita Mirzani, Uang 50 Juta Dijambret

JUMAT, 13 JUNI 2014 | 09:54 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Nikita Mirzani menepis dugaan tindak kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) sebagai alasan dia menyambangi Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia (Mabes Polri), Jakarta Selatan, Rabu (11/6).

Sempat beredar kabar, kemunculan wanita berusia 28 tahun itu untuk melaporkan ulah buruk suaminya, Sajad Ukra, yang saat ini masih dalam proses cerai.

“Bukan karena itu (KDRT) tapi dijambret,” kelit Bintang film Tali Pocong Perawan 2 itu di hadapan para wartawan.


Dia bercerita, Selasa lalu sepulang dari bank tiba-tiba saja muncul orang dan langsung menggasak uang sebesar Rp 50 Juta yang ia titipkan kepada asistennya. Niki pun tak sempat mencirikan pelaku secara spesifik, karena semua terjadi begitu cepat.

“Uang itu tadinya buat bayar cicilan rumah. Kemarin (Selasa, 10/6) saya langsung ke sini (Mabes) tapi sudah tidak ada petugas jadi balik lagi sekarang,” tutur Niki tentang maksud kedatangannya.

Ada yang janggal dari pengakuan wanita yang pernah menghapus tato di sekitar bagian dada itu. Terkesan kisah itu hanya isapan jempol semata untuk mengecoh para pewarta.

Niki seperti sedang membentengi diri, agar tidak muncul pertanyaan seputar kekisruhan rumah tangganya. Kejanggalan pertama, Niki menolak untuk menunjukkan bukti laporan atau sekadar menyebut nomor laporan kasus penjambretan kepada media.

Kemudian, Niki juga hanya bisa membisu saat ditanya alasan memilih lapor ke Mabes Polri. Padahal, berdasarkan penuturan Niki, penjambretan itu terjadi di kawasan Pondok Indah, Jakarta Selatan.

Saat peristiwa itu terjadi, langit juga belum gelap dan lagi di sekitar Pondok Indah itu terdapat pos polisi yang jaraknya lebih dekat ketimbang Mabes Polri. “Dijambret di daerah Pondok Indah, jam 5 sore,” tuturnya.

Wanita yang gemar bikin sensasi itu menginjakkan kaki di Mabes Polri sekitar pukul 2 siang. Sejak awal kedatangan, bahasa tubuh Niki mengisyaratkan ingin jaga jarak, menghindari kontak langsung dengan awak media.

Usai bertemu petugas Bareskrim Polri, Niki masih menutup rapat mulutnya. Ia melangkah dengan cepatnya, buru-buru masuk ke dalam mobil dan menutup rapat pintu. Lalu pergi begitu saja.

Niki dan Sajad tengah menjalani proses cerai. Padahal, lelaki berdarah Iran yang berkewarganegaraan New Zealand itu baru saja mempersunting bintang film Mama Minta Pulsa itu pada 11 Oktober 2013.

Bahtera rumah tangga yang belum genap satu tahun diarungi ini kerap diterpa badai. 24 Desember 2013, nama Niki terdaftar sebagai penggugat cerai di Pengadilan Agama (PA) Jakarta Selatan.

Namun dua minggu kemudian, gugatan kepada pria yang lebih tua 10 tahun itu dicabut Niki. Alasannya gugatan itu hanya missed komunikasi. Karena curhatannya di salah artikan oleh pengacaranya, Paul Sanjaya Samosir.

Kemudian tanggal 14 April lalu, Niki kembali menggugat suaminya dan sidang pertama gugat cerai itu akan digelar pada 13 Oktober. ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya