Berita

BoA

Blitz

BoA, Diseret Senior Ke Kamar Mandi

SELASA, 10 JUNI 2014 | 08:32 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Hidup sebagai pesohor, khususnya selebritis tidaklah selalu menyenangkan. Untuk meniti karier pun sering menemui banyak rintangan, bahkan harus siap mengorbankan sesuatu.

Seperti yang dialami penyanyi asal negeri ginseng Korea, BoA. Wanita kelahiran Gyeonggi-do, Korea Selatan 5 November 1986 itu tersebut tak lulus dan terpaksa dikeluarkan dari sekolah lantaran kawan-kawan sekolahnya iri melihatnya menjadi artis.

Dalam salah satu acara tv, ibu BoA, Sung Young Ja, menceritakan pengalaman pahit putrinya.


Ia mengatakan, senior BoA pernah menyeret putrinya ke kamar mandi karena tidak suka melihat bintang Make Your Move itu memiliki rambut panjang.

“BoA memulai debut di usia muda dan memanjangkan rambutnya. Suatu hari, senior menyeretnya ke kamar mandi, dan menarik rambutnya, berkata mengapa dia memanjangkan rambutnya,” katanya dilansir Allkpop.

Sung Young Ja juga mengatakan, pelantun Only One itu mengalami masa sulit karena memulai debut sebagai artis saat masih berstatus sebagai pelajar. Meski kepala sekolah sudah mengizinkan, murid lain tetap tidak terima dan mem-bully BoA, hingga membuatnya tidak lulus sekolah. “Itulah sebabnya dia tidak bisa lulus sekolah,” lanjutnya.

“Mereka menggunakan alasan sebagai senior. BoA memiliki waktu yang sulit. Kepala sekolah berkata, ‘BoA aktif sebagai seorang selebriti, jadi tolong mengerti’,” tutupnya.

Sang kakak, Kwon Soon Hwon, menjelaskan bahwa BoA tetap lulus sekolah dengan belajar di luar negeri dan mengambil ujian kesetaraan SMP dalam kurun 2 minggu. Sedangkan untuk tingkat SMA, Boa menyelesaikan ujian kesetaraan dalam 3 bulan.  ***

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

KPK Kembali Bongkar Peran Dirjen Bea Cukai dalam Skandal Suap Blueray Cargo

Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:46

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya