Berita

Dunia

Mobil Tangki BBM NATO Kembali Terbakar

MINGGU, 08 JUNI 2014 | 20:49 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sebuah mobil tangki yang memuat bahan bakar untuk pasukan NATO di Afghanistan ditembaki orang tak dikenal di wilayah bergolak Pakistan, hari ini (Minggu, 8/6).

Insiden terjadi sekitar 200 kilometer dari Quetta, ibukota Baluchistan, wilayah yang didominasi dengan milisi-milisi.

"Dua orang bersenjata mengendarai sepeda motor mencegat mobil tangki minyak NATO di kota Dera Murad Jamali dan menembakkan peluru," kata pejabat polisi setempat, Ali Gohar Lehri, seperti dilansir AFP.


Tak lama berselang, tambah Lehri, mobil tangki terbakar dan menyambar sebuah mobil yang berada di dekatnya  api.

"Beruntung pengemudi mobil tangki dan semua penumpang di dalam mobil segera melompat keluar dari kendaraan mereka untuk menyelamatkan nyawa mereka," lanjutnya.

Polisi mengatakan para pelaku berhasil melarikan diri.

"Jalan raya utama antara Sindh dan barat daya provinsi Baluchistan selatan ditutup selama sekitar dua jam karena kendaraan yang terbakar," ujar Noor Muhammad Breach, seorang pejabat polisi senior di daerah itu.

Pakistan telah menjadi rute transit penting bagi misi pimpinan AS, NATO, di Afghanistan.

Bukan kali ini saja kendaraan pasokan NATO, yang membawa segala sesuatu dari bahan bakar untuk amunisi dan makanan, diserang dalam perjalanan mereka antara kota pelabuhan Pakistan, Karachi dan titik perbatasan.

Bulan lalu, tentara Pakistan menggagalkan serangan terhadap sebuah kendaraan pasokan NATO yang menyebabkan satu penyerang tewas dan memaksa orang lain untuk melarikan diri.[dem]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya