Berita

foto:net

Dunia

Jepang dan AS Bantu ASEAN Hadapi Cyber Crime

MINGGU, 08 JUNI 2014 | 15:44 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Jepang dan Amerika Serikat berencana membantu negara-negara ASEAN untuk meningkatkan kemampuan teknisnya menyelidiki kejahatan di dunia maya.

Untuk itu, Jepang akan memberikan bantuan dana sebesar 150 ribu dolar AS, sedangkan dari AS sebesar 250 ribu dolar AS kepada Badan Urusan Narkoba dan Kriminal PBB (UNODC) untuk memfasilitasi pengiriman tenaga ahli
anti-cybercrime.

"Pemberian bimbingan teknis kepada ASEAN untuk memerangi kejahatan dunia maya sangat penting karena Tiongkok diduga yang telah melakukan serangan cyber melawan Jepang, Amerika Serikat dan lain-lainnya melalui server di kawasan Asia Tenggara," ujar salah seorang sumber, seperti dilansir kantor berita nasional Jepang, Kyodo News (Sabtu, 7/6).

"Pemberian bimbingan teknis kepada ASEAN untuk memerangi kejahatan dunia maya sangat penting karena Tiongkok diduga yang telah melakukan serangan cyber melawan Jepang, Amerika Serikat dan lain-lainnya melalui server di kawasan Asia Tenggara," ujar salah seorang sumber, seperti dilansir kantor berita nasional Jepang, Kyodo News (Sabtu, 7/6).

Sebagai langkah berikutnya, tambah sumber tersebut, pemerintah Jepang dan AS sedang mempertimbangkan mendirikan sebuah badan konsultatif untuk meningkatkan berbagi informasi dengan ASEAN.[wid]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya