Berita

Pertahanan

Jenderal Moeldoko: Jangan Samakan Babinsa dengan Boneka!

MINGGU, 08 JUNI 2014 | 15:12 WIB | LAPORAN:

Bintara Pembina Desa (Babinsa) juga manusia. Mereka bukan boneka yang jika tidak disukai masuk ke lemari, bukan pula hantu yang harus ditakuti apalagi malaikat yang tak pernah luput berbuat salah.

Oleh karena itu, Panglima TNI, Jenderal Moeldoko memaklumi jika ada anggotanya itu berbuat kesalahan dalam bertugas.

"Dia adalah manusia yang mempunyai naluri, pikiran dan tanggung jawab dalam melakukan tugasnya," terang Moeldoko saat konferensi pers di Base Ops Lapangan Udara Halim, Jakarta Timur, Minggu (8/6).


Namun demikian, sebagai bagian dari aparat keamanan tanah air, Moeldoko menegaskan, Babinsa tidak selayaknya melakukan penyimpangan.

"Jangankan Babinsa, perwira seperti Dandim (Komandan Kodim) atau Panglima sekalipun akan dicopot jika melakukan penyimpangan saat bertugas," terangnya.

Moeldoko lantas memberi saran langkah-langkah kepada masyarakat jika menemukan ada anggota Babinsa bertindak menyimpang dari aturan. Pertama, potret oknum itu atau cari bukti penguat lainnya. Kalau tidak segera menemukan kamera, handphone atau media penangkap gambar lainnya, tahan oknum sampai ketemu alat itu.

Langkah selanjutnya melaporkan tindak penyelewengan disertai foto wajah oknum bersangkutan kepada atasannya.

"Itu adalah cara yang baik, jangan mengembangkan isu semerawut seperti sekarang ini," ujar Moeldoko seraya menambahkan bahwa Babinsa bukanlah milik perorangan atau parpol, melainkan milik seluruh masyarakat Indonesia.[wid]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya