Berita

net

Kesehatan

Perlu Dibangun Strategi Nasional Pembangunan E-Health

KAMIS, 05 JUNI 2014 | 20:10 WIB | LAPORAN:

Implementasi e-health di Indonesia butuh Interoperabilitas dan arsitektur agar bisa berjalan sesuai dengan target yang ditetapkan para pemangku kepentingan.

"Interoperabilitas itu penting untuk e-health karena sifat dari Teknologi Informasi, apalagi di kesehatan sangat perlu bisa berhubungan. Kalau tidak, ya tidak bisa komunikasi," ungkap Ketua E-Indonesia Initiatives Forum, Suhono Harso Supangkat, usai menjadi pembicara di Konferensi e-health nasional di Jakarta, Kamis (5/6).

Diungkapkannya, saat ini implementasi e-health masih ada sekat-sekat antar pemain sehingga tidak efisien.


"Ini juga alasan kami dorong ada arsitektur yang jelas untuk e-health ini. Kami tahu kendalanya banyak untuk membuat arsitektur, tetapi ini harus dijalankan karena merupakan satu keniscayaan," katanya.

Menurutnya, jika ada arsitektur dari e-health, akan terlihat ada kejelasan hubungan antar komponen di stakeholder, teknologi, people, dan process. Diakuinya, banyak inisiatif terkait pembangunan e-health baik yang personal, mobile hingga berbasis web tengah dikembangkan pelaku usaha. Tapi  persoalannya referensi dan interoperabilitas tetap akan jadi isu utama  agar inisisasi-inisiasi bisa berjalan lebih efisien, efektif dan murah.

Lebih lanjut ditambahkannya, perlu dibuat suatu focus group dari stake holder kesehatan untuk membangun strategi nasional pembangunan e-health secara terkoordinasi. Forum ini nanti akan mengusulkan suatu  strategi, peta jalan e-health nasional sehingga menjadi lebih mudah untuk diikuti stakeholder dan ada kejelasan arah pembangunan.

"Pembangunan kesehatan berbasis teknologi harus diperhatikan untuk membantu di daerah masyarakat kurang mampu," pungkasnya. [ald]

Populer

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Sony Sonjaya Dipaksa Setop Bicara saat Ungkap 26 Nama Diduga Terlibat Kasus MBG

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:07

26 Nama Besar dari Sony Sonjaya di Korupsi MBG Dicatat Rapi

Rabu, 17 Juni 2026 | 03:11

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Tiket Jakarta Fair Tidak Ramah Kantong Rakyat Berpenghasilan Rendah

Rabu, 17 Juni 2026 | 02:21

Langgar HAM, Segera Tangkap Taufik Hidayat dan Dihukum Setimpal!

Senin, 22 Juni 2026 | 15:05

UPDATE

Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Songsong Pembalap Muda Menuju Pentas Dunia

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:56

Catatan Hari Pelaut Sedunia 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:34

284 Petembak Siap Bertarung dalam Kejurnas Menembak ISSF 2026

Rabu, 24 Juni 2026 | 01:17

Lembaga Peradilan Khusus Pemilu Perlu Dibentuk Demi Wujudkan Keadilan

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:50

Pembangunan Hotel Prima Katulampa Harus Dihentikan, Ini Sebabnya

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:30

Mahasiswa dan Dalang

Rabu, 24 Juni 2026 | 00:10

Kejati Sultra Geledah Rumah Bos Tambang hingga Rujab Wabup Kolaka

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:48

PDIP yang Overthinking, Bukan Pemerintah yang Panik

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:32

Kemensos Mulai Operasikan Dua SR Permanen di Pasuruan Bulan Depan

Selasa, 23 Juni 2026 | 23:16

PDIP Desak Wapres Gibran Klarifikasi Soal "Uang Sogok" ke Mahasiswa UBK

Selasa, 23 Juni 2026 | 22:45

Selengkapnya