Berita

Pertahanan

25 Prajurit TNI Gelar Operasi Senyap di Asembagus

SELASA, 03 JUNI 2014 | 15:28 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 25 prajurit TNI yang tergabung dalam penerjunan Kelompok Depan Operasi Linud (KDOL) secara bergantian melompat keluar dari badan pesawat TNI AU jenis CN 295 dengan Tail Number A-2903 melalui ketinggian 6 ribu feet, di atas perairan selat Bali.

Mereka berhasil mendarat dengan sempurna di wilayah musuh yang terletak di wilayah pantai Banongan Asembagus Situbondo, Jawa Timur, Selasa dinihari (2/6).

Menurut Mayor Psk Verial selaku Komandan Tim (Dantim), prajurit yang terlibat Kelompok Depan Operasi Linud (KDOL) terdiri dari 13 orang dari Paskhas dan 12 orang Brigif Linud 18/Malang. Penerjunan ini merupakan organisasi di bawah Komando Tugas Gabungan Lintas Udara (Kogasgablinud) yang diterjunkan sebelum operasi Lintas Udara (Linud) dilaksanakan.


Lebih lanjut dikatakan, ke 25 penerjun tersebut melaksanakan infiltrasi udara secara rahasia pada malam hari untuk menghindari pendeteksian musuh. Kemudian Tim KDOL akan melakukan tugas utama yaitu mencari dan menyiapkan Dropping Zona (DZ) serta mengendalikan penerjunan bagi Satgas Linud dalam mendukung Komando Tugas Gabungan (Kogasgab) Linud.

Selain itu, Tim KDOL juga bertanggung jawab kepada Panglima Komando Tugas Gabungan (Pangkogasgab) Linud. Sebelum pelaksanaan operasi Linud, Tim KDOL melaporkan perkembangan situasi meliputi suhu, angin, cahaya dan endapan berkaitan dengan penerjunan Jam “P” oleh Operasi Linud yang akan dilaksanakan.  

"Usai berhasil mendarat dengan aman di wilayah Asembagus Komplek ke 25 prajurit TNI tersebut melanjutkan aksinya dengan rahasia, melakukan penyelaman di daerah sasaran masing masing," kata Mayor Psk Verial.[wid]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Purbaya Bantah Terima Suap untuk Pertahankan Pejabat Bea Cukai

Sabtu, 05 September 2026 | 16:59

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

Usai Dimaafkan Jusuf Hamka, KAKI Dorong Polri Buka Kembali Kasus NCD Unibank

Sabtu, 05 September 2026 | 19:53

UPDATE

Bahlil Ungkap Defisit Minyak RI Hampir 1 Juta Barel per Hari

Selasa, 15 September 2026 | 10:24

Pemerintah Terus Perbaiki DTSEN agar Bansos Tepat Sasaran

Selasa, 15 September 2026 | 10:15

Jelang Sertijab Menteri Keuangan, Rupiah Melemah ke Rp17.674 per Dolar AS

Selasa, 15 September 2026 | 10:10

Pitra Romadoni Pilih Restoratif Justice soal Kasus ITE di Polres Bogor

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

Bahlil Buka Suara soal Antrean BBM Subsidi di Makassar

Selasa, 15 September 2026 | 10:05

KPK Benarkan Presiden Direktur Summarecon Agung Turut Terjaring OTT

Selasa, 15 September 2026 | 10:02

IBC Mulai Produksi Baterai di Karawang, Kapasitas Awal 6,9 GWh

Selasa, 15 September 2026 | 09:57

Ruang Akademik Menuju Ekosistem Hak Asasi Manusia

Selasa, 15 September 2026 | 09:48

Turun Dua Hari Beruntun, Emas Antam Ambruk ke Rp2,5 Juta per Gram

Selasa, 15 September 2026 | 09:44

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon Usai OTT

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

Selengkapnya