Berita

foto:net

Kesehatan

6 Juta PNS dan TNI/Polri Ikut Program BPJS Ketenagakerjaan

SENIN, 02 JUNI 2014 | 15:29 WIB | LAPORAN:

Sebanyak 6 juta Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan TNI/Polri akan menjadi peserta Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan di tahun 2015.

Demikian disampaikan Direktur Pelayanan dan Pengaduan BPJS Ketenagakerjaan, Achmad Riadi pada acara Sosialisasi Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 37 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan APBD TA 2015, di Hotel Mercure Ancol, Jakarta, Senin (2/6).             

Menurut Riadi, jutaan PNS dan TNI/Polri yang akan jadi peserta BPJS Ketenagakerjaan berasal dari pusat daerah. Adapun program yang diikutkan yaitu Jaminan Kecelakan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JK).


"Preminya sangat kecil 0,24 untuk Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan 0,3 untuk program Jaminan Kematian (JK), semuanya pemerintah yang mengiur, program ini wajib, karena amanah UU," imbuhnya.

Menurut dia, saat ini baru Program JKK dan JK yang terealisasikan, sedangkan untuk Program Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun (JP)  di mulai tahun 2029. Payung Hukum keikutsertaan PNS, TNI/Polri dalam program BPJS Ketenagakerjaan sudah ada di Peraturan Presiden (Perpres).

"Sejak transformasi BPJS, sekarang kami sedang mempersiapkan Peraturan Direksi secara bertahap, untuk mengatur mekanismenya agar bisa berjalan sesuai harapan," terangnya.   

Sekitar 16 ribu PNS baru-baru ini bergabung menjadi peserta, seperti di Manado, Sumatera Utara dan Papua. Pihaknya pun meyakini kedepan program BPJS Ketenagakerjaan akan diterima di semua masyarakat pekerja.

"Apalagi, sosialisasi di berbagai daerah menunjukan bahwa seluruh pemerintah daerah merespon positif program BPJS Ketenagakerjaan," pungkasnya.[wid]


Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Ahli Waris Laporkan Dugaan Aset Tak Wajar Mantan Pejabat Negara ke KPK

Rabu, 22 Juli 2026 | 16:58

Kiprah Yadyn, Jaksa yang Antar Febrie Adriansyah ke KPK

Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:55

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Gubernur BI pun Ikut Mundur, Ada Apa Ini Guru?

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:15

Rumah Bedeng di Lebak Bulus Kebakaran

Selasa, 28 Juli 2026 | 06:00

Timnas Garuda Hadapi Timor Leste pada 31 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:30

Revolusi, Romansa, dan Runtuhnya Komisariat SMID IISIP

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:21

Presiden Harus Tindak Tegas Londo Ireng yang Merugikan Kepentingan Bangsa

Selasa, 28 Juli 2026 | 05:19

Orang Tak Percaya Perry Warjiyo Mundur karena Alasan Pribadi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:33

83 Penonton Jadi Korban Tribun GOR Satria Banyumas Roboh

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:18

Ahok Ungkap Awal Pecah Kongsi dengan Jokowi

Selasa, 28 Juli 2026 | 04:00

Nama Bupati KBB Jeje Ritchie Dicatut untuk Jual Jabatan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:35

Hantu itu Masih Gentayangan

Selasa, 28 Juli 2026 | 03:18

Selengkapnya