Berita

ilustrasi

Dunia

Produk Danone Diboikot Perdana Menteri Maroko

SENIN, 26 MEI 2014 | 02:05 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perdana Menteri Kerajaan Maroko, Abdellilah Benkirane, baru-baru ini dikabarkan mengeluarkan pernyataan keras terhadap produsen makanan Danone. Perusahaan mutinasional berbendera Prancis itu berencana menaikkan harga makanan olahan dari susu yang mereka produksi.

Perusahaan yang didirkan Daniel Carasso tahun 1919 adalah salah satu produsen makanan olahan raksasa yang mengusai pasar dunia. Maroko adalah pasar terbesar Danone di kawasan Afrika. Di sisi lain, kedua negara memiliki hubungan yang sangat erat. Karena sempat berada di bawah perlindungan Prancis, berbahasa Prancis merupakan salah satu bahasa nasional Maroko.

Pernyataan Abdellilah Benkirane itu dikutip harian Akhbar Alyaoum.


Disebutkan, ketika berbicara di kota Agourai, dekat Meknes, Benkirane bersumpah tidak akan menaikkan harga susu.

Benkirane juga mengatakan, dirinya baru-baru ini menonton video di internet dimana pemuda-pemuda Maroko mengajak kawan-kawan mereka untuk berhenti mengkonsumsi produk Danone.

"Saya akan menjadi orang pertama yang menjawab undangan itu. Saya tidak akan memakan yogurt selama 10 hari," ujarnya.

Benkirane lantas mengajak orang-orang mengkonsumsi yogurt tradisional Maroko, raib.

"Apakah Anda lupa bagaimana cara membuat raib? Buatlah, dan kita habiskan," ujarnya lagi.

Benkirane menutup pernyataannya mengenai harga produk makanan olahan Danone dengan mengatakan bahwa harga produk makaan itu tidak dikontrol pemerintah. [mel]

Populer

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

KPK Dikabarkan OTT Walikota Madiun Maidi

Senin, 19 Januari 2026 | 15:23

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Aneh! UGM Luluskan Jokowi dengan Transkrip Nilai Amburadul

Minggu, 18 Januari 2026 | 00:35

UPDATE

Sambut Imlek

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:12

Warning Dua OTT

Selasa, 20 Januari 2026 | 12:01

AS Kirim Pesawat Militer ke Greenland, Denmark Tambah Pasukan

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:41

Purbaya: Tukar Jabatan Kemenkeu-BI Wajar dan Seimbang

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:34

Sumbar Perlu Perencanaan Matang Tanggap Bencana

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:32

Stasiun MRT Harmoni Bakal Jadi Pusat Mobilitas dan Aktivitas Ekonomi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:29

Juda Agung Resign, Keponakan Prabowo Diusung Jadi Deputi Gubernur BI

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:20

Kepala Daerah Harus Fokus Bekerja Bukan Cari Celah Korupsi

Selasa, 20 Januari 2026 | 11:16

Presiden Bulgaria Mundur di Tengah Krisis Politik

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:53

Bupati Pati Sudewo Cs Digiring ke Gedung Merah Putih KPK

Selasa, 20 Januari 2026 | 10:41

Selengkapnya