Berita

PBB Kecam Pemboman di Gedung DPR Somalia

MINGGU, 25 MEI 2014 | 17:51 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Ban Ki Moon dan Dewan Keamanan PBB mengecam keras serangan teroris yang mematikan di Gedung DPR Somalia oleh militan Al-Shabaab.

"Sekjen mengutuk serangan bom bunuh diri dan orang-orang bersenjata di parlemen Somalia. Tidak akan ada pembenaran untuk serangan tersebut," begitu pernyataan yang dirilis PBB, seperti dilansir Global Post.

Ban juga menyampaikan solidaritas dan dukungan untuk para anggota DPR yang mewakili rakyat Somalia atas aspirasi mereka untuk masa depan yang damai.


"PBB akan terus mendukung rakyat Somalia, pemerintah dan parlemen mereka, karena mereka bekerja untuk perdamaian dan stabilitas," lanjut pernyataan yang dirilis kemarin (Sabtu, 25/5) itu.

Insiden itu terjadi pada Sabtu (24/5) di mana militan Al-Shabaab mengenakan seragam militer lengkap dengan alat peledak dan meledakan diri yang menyebabkan sedikitnya 10 orang tewas dan lebih dari 11 lainnya mengalami luka-luka.[dem]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Manusia Nusantara dan Karakteristiknya

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:59

Diduga Terlibat Korupsi, Wali Kota Pematangsiantar Dilaporkan ke KPK

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:40

Telkom Bidik Peluang AI di Berbagai Sektor Industri Lewat Alcosystem

Sabtu, 06 Juni 2026 | 03:20

Bahlil: Bagi Golkar, Kosgoro ‘Seng Ada Lawan’

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:57

Film Pesta Babi Dianggap jadi Instrumen Kampanye Disintegrasi Papua

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:33

Banyak Orang Cemas dengan Ekonomi Indonesia, Chatib Basri jadi Solusi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 02:15

Membongkar Jaringan Korupsi Terstruktur Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:55

Penangkapan 320 WNA Jaringan Judol jadi Kado Manis Hari Bhayangkara

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:30

Kasus Silmy Karim Harus jadi Momentum Reformasi Total Keimigrasian

Sabtu, 06 Juni 2026 | 01:10

Purbaya Bantah Isu Mundur dari Menkeu: Saya Lebih Suka Maju!

Sabtu, 06 Juni 2026 | 00:53

Selengkapnya