Berita

vladimir putin/net

Dunia

Putin Ingin Kerjasama Rusia-India Ditingkatkan

MINGGU, 25 MEI 2014 | 16:00 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Presiden Rusia Vladimir Putin berharap bisa bekerja sama dengan Perdana Menteri India yang baru terpilih, Narendra
Modi.

Hal ini disampaikan Putin saat memberikan ucapan selamat kepada Modi.

"Hubungan kami berada di atas partai politik. Kami bersahabat dengan orang-orang India. Kami ingin memiliki hubungan baik dengan India," tutur Putin, seperti dikutip media nasional India, DNA (Minggu, 25/5).

"Hubungan kami berada di atas partai politik. Kami bersahabat dengan orang-orang India. Kami ingin memiliki hubungan baik dengan India," tutur Putin, seperti dikutip media nasional India, DNA (Minggu, 25/5).

Putin berjanji untuk meningkatkan hubungan bilateral di bidang ekonomi, militer, dan teknis.

"Kami memiliki banyak kerjasama di berbagai bidang, begitu juga sebaliknya. Dengan melihat prospek kerjasama yang tinggi, kami akan melakukan segalanya untuk memenuhi ini," lanjut Putin.

Selain itu, Putin juga berterima kasih kepada India karena tidak bergabung untuk memberikan sanksi yang dikenakan oleh negara-negara barat atas masalah Ukraina.

Dia mengatakan, para pemimpin India melihat masalah dan mempertimbangkan semua komponen dalam perspektif historis dan dengan
analisis mendalam dari hubungan Rusia-India.

"Kami berterima kasih kepada mereka untuk ini," tandasnya.[wid]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya