Berita

UNHCR Bantu Kamerun Atasi Pengungsi Republik Afrika Tengah

SABTU, 24 MEI 2014 | 12:45 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

. Badan Pengungsi Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNHCR) tengah berjuang membantu mengatasi jumlah pengungsi dari Republik Afrika Tengah di Kamerun yang terus meningkat.

"Pengungsi dari Republik Afrika Tengah tiba di Kamerun melalui sekitar 30 titik perbatasan. Banyak dari mereka yang datang menderita kurang gizi dan sakit setelah berjalan dan bersembunyi di semak-semak selama berminggu-minggu sebelum mencapai perbatasan," kata jurubicara Sekjen PBB, Stephane Dujarric.

Dujarric juga mencatat bahwa saat ini sedikitnya 85.000 pengungsi tinggal di sekitar 300 desa di Kamerun Timur, sehingga ia sangat membutuhkan lembaga-lembaga kemanusiaan untuk memenuhi kebutuhan mereka.


"UNHCR saat ini bekerja sama dengan Dana Anak PBB (UNICEF), Program Pangan Dunia (WFP) dan lima lembaga bantuan medis untuk mengurangi tingkat malnutrisi dan kematian, yang meliputi penyediaan makan, kampanye vaksinasi, penyediaan air bersih, dan tempat tinggal," katanya sebagaimana dilansir unhcr.org (Sabtu, 24/5).

Republik Afrika Tengah ini telah jatuh dalam bencana kekerasan dan genosida sejak 2012 lalu setelah koalisi pemberontak menyingkirkan Presiden Francois Bozize. [ysa]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya