Berita

Francois Hollande/net

Dunia

Perancis dan Negara Tetangga Bahas Strategi Perangi Boko Haram

MINGGU, 18 MEI 2014 | 14:24 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Perancis menjadi tuan rumah pertemuan internasional yang mendiskusikan strategi memerangi Boko Haram, kelompok yang berada di balik penculikan lebih dari 200 siswi di Nigeria.

Tidak hanya Presiden Nigeria Goodluck Jonathan, pemimpin negara dari Benin, Chad, Kamerun, dan Niger juga hadir dalam pertemuan yang digelar di Paris pada Sabtu (17/5).

Mereka menyetujui rencana yang dirancang untuk melawan kelompok yang tengah mendapat kecaman dari dunia Internasional atas penculikan ratusan siswi.


"Kami telah melihat apa yang dilakukan kelompok ini. Mereka mengancam
warga sipil, menyerang sekolah dan menculik warga dari berbagai negara. Prancis, pada khususnya, telah menjadi korban," kata Presiden Perancis Francois Hollande, seperti dilansir dari AFP (Minggu, 18/5).

Hollande menjelaskan, rencana itu melibatkan koordinasi dengan berbagai intelijen dalam upaya pengawasan bersama guna mengamankan perbatasan di wilayah tersebut.
Di hari yang sama, Boko Haram juga melakukan serangan. Kali ini menewaskan satu pekerja dan menculik 10 WN Tiongkok di Kamerun.[wid]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

UPDATE

Polri Didesak Usut Donatur Penyebar Hoaks Kerusuhan Agustus

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:47

Zelensky Klaim 50 Ribu Tentara Korut Sedang Dalam Perjalanan ke Rusia

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:24

Ekonomi Indonesia Mustahil Saingi Vietnam jika Abaikan Sektor Luar Negeri

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:23

Rezim Hubungan Industrial Maritim Indonesia Belum Terintegrasi

Minggu, 09 Agustus 2026 | 17:14

KPK Kuliti Ahmad Dedi Usut Dugaan Pengaturan Jalur Merah-Hijau Impor Blueray

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:51

Iran Waspadai Pakta Pertahanan Mekkah Bentukan Turki, Saudi, dan Pakistan

Minggu, 09 Agustus 2026 | 16:29

Kejari Tanjung Perak Bantah Isu Pemerasan 6 Eks Pejabat Pelindo dan APBS

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:36

Penguatan Kopdes Merah Putih Kunci Kemandirian Ekonomi Papua

Minggu, 09 Agustus 2026 | 15:08

Turki Tegaskan Pakta Pertahanan Mekkah Dibentuk Bukan untuk Hadapi Iran

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:53

Usai Putusan MK, Siaga 98 Dorong Penataan BGN Lewat Perpres Baru

Minggu, 09 Agustus 2026 | 14:36

Selengkapnya