Berita

li keqiang/net

Dunia

PM Tiongkok Injakkan Kaki di Kenya

SABTU, 10 MEI 2014 | 13:19 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Perdana Menteri Republik Rakyat Tiongkok, Li Keqiang, bersama sang istri Cheng Hong, tiba di Nairobi untuk melakukan pertemuan dengan para pejabat pemerintah Kenya, Afrika Timur, pada Jumat malam waktu Kenya.

Kedatangan Li disambut oleh Presiden Kenya, Uhuru Kenyatta, dan Wakil Presiden, William Ruto, di bandara internasional Jomo Kenyatta.

"Tiongkok dan Kenya telah menikmati persahabatan tradisional, di mana hubungan bilateralnya telah sedang dikembangkan secara berkelanjutan, stabil dan sehat," kata Li, seperti dikutip Xinhua (Sabtu, 10/5).


Dalam kunjungannya itu, Li mengharapkan ada tukar pandangan dengan para pemimpin Kenya mengenai hubungan bilateral dan isu-isu yang menjadi perhatian bersama. Harapannya, terjadi kemitraan yang komprehensif antara Tiongkok dan Kenya, yang didasarkan rasa saling percaya dan saling menguntungkan.

Selama di Kenya, Li juga dijadwalkan akan bertemu para pejabat dari Program Lingkungan PBB dan Program Perumahan Rakyat PBB.

Sebelum Kenya, Li telah mengunjungi negara-negara Afrika lainnya yaitu Ethiopia, Nigeria dan Angola.

Kemarin paginya, Li Keqiang  sudah bertemu Presiden Nigeria Goodluck Jonathan di Abuja.

Dalam jumpa pers pasca pertemuan, Li Keqiang menyatakan, Tiongkok dan Nigeria sepakat menyetujui untuk meningkatkan pertukaran tingkat tinggi dan dialog strategis. Nigeria sangat mengharapkan bantuan pembangunan infrastruktur, seperti jalur kereta api.

Sementara, Kenya adalah kunjungan terakhir Le Keqiang di Benua Afrika pada rangkaiannya perjalanannya kali ini.[ald]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya