Berita

net

Dunia

DK PBB Kecam Ulah Boko Haram

SABTU, 10 MEI 2014 | 13:04 WIB | LAPORAN: SHOFFA A FAJRIYAH

Serangkaian aksi teror baik berupa penculikan maupun penyerangan yang dilakukan oleh kelompok ekstrimis Boko Haram di Nigeria beberapa waktu terakhir ini membuat banyak pihak geram, tak terkecuali PBB.

Pada Jumat (9/5), DK PBB mengeluarkan kecaman keras atas tindakan Boko Haram yang melakukan serangkaian serangan kepada masayarakat sipil di Nigeria.

"Para anggota Dewan Keamanan mengutuk serangan teroris yang dilakukan oleh Boko Haram yang terjadi di Gamboru Ngala, Nigeria pada 5 Mei, yang menyebabkan ratusan kematian dan luka-luka," begitu pernyataan DK PBB yang disampaikan Dubes Korea Selatan di PBB, Oh Joon, seperti dikutip Xinhua (Sabtu, 10/5).


Selain itu DK PBB juga mengutuk aksi kelompok yang berafiliasi dengan jaringan Al Qaeda itu yang menculik 276 gadis belasan tahun dari sekolahnya di Chibok pertengahan bulan lalu.

"DK PBB menuntut pembebasan segera dan tanpa syarat terhadap semua gadis yang masih diculik, dan menyatakan keprihatinannya yang mendalam atas pernyataan yang dibuat oleh pemimpin Boko Haram yang mengancam untuk menjual gadis-gadis ini sebagai budak," pungkas Joon. [mel]

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Ketika Jenderal Memimpin yang Bukan Bidangnya

Kamis, 04 Juni 2026 | 00:15

Tiga Pensiunan Jenderal Nyungsep Gegara Tersandung Kasus

Jumat, 05 Juni 2026 | 03:16

KPK Dikabarkan OTT Pejabat Imigrasi Jakarta Barat, Diduga Terkait TKA

Rabu, 03 Juni 2026 | 07:33

Rita Widyasari: Dari Suap, Gratifikasi dan TPPU hingga Korporasi Tambang

Rabu, 03 Juni 2026 | 17:07

Ketika Pencalonan Ryamizard Ryacudu sebagai Panglima TNI Dianulir SBY

Selasa, 02 Juni 2026 | 03:18

UPDATE

Istana Minta Kritik terhadap BI Dijadikan Evaluasi Penguatan Komunikasi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:23

Kursi Dua Wamen Kosong, Pemerintah Belum Siapkan Pengganti

Sabtu, 06 Juni 2026 | 14:10

Mensesneg soal Kabar Said Iqbal Masuk Kabinet: Masih Didiskusikan

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:59

Mubes V Kosgoro 1957 Digoyang Penolakan Daerah

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:52

AS Hantam Iran dengan Sanksi Baru, Jaringan Penyelundupan LPG Jadi Target

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:37

Istana Bantah Isu Menkeu dan Gubernur BI Bakal Dicopot

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:31

Prasetyo Hadi: Sinergi Pemerintah, DPR, dan BI Kunci Jaga Stabilitas Ekonomi

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:20

Bank Indonesia Sudah Intervensi, Mengapa Rupiah Tetap Melemah?

Sabtu, 06 Juni 2026 | 13:08

Menkeu Purbaya Bantah Omzet Warteg Turun Jadi Bukti Daya Beli Lesu

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:47

Daftar Komoditas Dirilis, Danantara SDI Siap Kendalikan Rezim Baru Ekspor RI

Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:21

Selengkapnya